“Untuk waktu yang lama, Chelsea memiliki permainan defensif. Dan Anda tidak bisa terbiasa dengan sesuatu yang baru dalam semalam. Tahun pertama Pep Guardiola juga tidak semulus itu (di Manchester City). Dia (Sarri) adalah pelatih yang sangat emosional, namun Anda tidak bisa menyalahkan semuanya pada motivasi,” ucap Rudiger, menukil dari Kicker, Jumat (8/2/2019).
“Kami telah memiliki itu ketika dibutuhkan. Kami adalah tim pertama yang mengalahkan Manchester City. Kami harus lebih tangguh. Sekarang, kami memiliki banyak penguasaan bola, namun kami perlu mendapatkan sesuatu yang kotor kembali dalam permainan kami,” pungkas Rudiger.
(Fetra Hariandja)