LEGANES – Real Madrid telah memastikan diri lolos ke perempatfinal Copa del Rey 2018-2019 setelah melewati hadangan Leganes di babak 16 besar. Kendati demikian, kelolosan Madrid itu tercoreng dengan kekalahan 0-1 yang diderita tim asuhan Santiago Solari itu pada leg II, yang berlangsung di kandang Leganes, Kamis (17/1/2019), dini hari WIB.
Solari pun mengeluhkan penampilan buruk dari Madrid di pertandingan itu, terutama pada babak pertama. Menurut pelatih berpaspor Argentina itu, para pemain Madrid gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya di pertandingan itu.
Buruknya permainan Madrid tak lain disebabkan karena Solari melakukan rotasi pada pertandingan tersebut. Solari bertujuan memberikan semua pemain Madrid waktu bermain pada musim ini. Selain itu, rotasi dilakukan Solari karena beberapa pemain intinya mengalami cedera seperti Toni Kroos dan Thibaut Courtois.
BACA JUGA: Madrid Kalah Lagi, Casemiro: Yang Penting Kami Lolos
Pada pertandingan itu, Solari juga mencoba taktik baru dengan menempatkan Marcelo Vieira di sayap kiri. Akan tetapi, hal itu tak berjalan sesuai harapannya sehingga permainan Madrid jadi tak seimbang. Alhasil, kekalahan yang didapatkan Los Blancos –julukan Madrid.
“Performa yang buruk, terutama di babak pertama. Semua perlu bermain dan mereka mendapatkannya. Kami berhasil melewati ini, tetapi kinerjanya buruk. Kadang-kadang kami mencoba sesuatu dan jika itu tidak berhasil, kami memperbaikinya. Kami tidak memiliki kedalaman skuad, kami tidak memiliki referensi spesifik dalam penyerangan,” ujar Solari, seperti yang diwartakan Fourfourtwo, Kamis (17/1/2019).
(Andika Pratama)