MANCHESTER – Liverpool tampaknya masih sulit menerima kekalahan 1-2 dari tuan rumah Manchester City pada pekan ke-21 Liga Inggris 2018-2019, Jumat 4 Januari dini hari WIB. Si Merah disebut menyalahkan tinggi rumput Stadion Etihad yang tidak mendukung gaya permainan mereka.
Media-media Inggris ramai mengabarkan kalau Liverpool menuduh Man City sengaja menumbuhkan rumput sedikit lebih tinggi demi menghambat permainan mereka. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh pengurus lapangan Stadion Etihad, Lee Jackson.
(Baca juga: Kalah 1-2 dari Man City, Rekor Tak Terkalahkan Liverpool di Liga Inggris Pecah)
Komentar senada diucapkan Manajer Man City, Josep ‘Pep’ Guardiola. Pria berusia 47 tahun itu mengklaim dirinya tidak pernah berbicara dengan pengurus lapangan. Ia juga memastikan tidak pernah meminta rumput lapangan dibuat sedemikian rupa demi merugikan lawan.
“Saya bukan pengurus rumput. Saya tidak pernah meminta hal itu. Jika mereka ingin bermain cepat, kami tentu ingin lebih cepat. Kami memang meminta rumput lebih sering disiram, tetapi itu tidak penting. Rumput sering dipangkas demi kebaikan kedua tim yang bertanding,” ucap Pep Guardiola, dinukil dari Daily Mail, Rabu (9/1/2019).
“Kami harus menghormati lawan. Saya tidak pernah berbicara dengan pengurus lapangan karena masih banyak yang harus dipikirkan. Saya percaya padanya dan tidak pernah meminta sesuatu untuk menghancurkan permainan lawan,” imbuh pria asal Spanyol itu.
Kekalahan tersebut membuat selisih poin Liverpool dengan Man City di klasemen menyusut menjadi empat poin. Entah terpengaruh atau tidak, anak asuh Jurgen Klopp tersebut juga tersingkir di babak ketiga Piala FA usai dikalahkan Wolverhampton Wanderers, Selasa 8 Januari 2019 dini hari WIB, beberapa hari setelah laga kontra City.
(Fetra Hariandja)