Menurunnya performa Madrid setelah ditinggalkan Ronaldo sangat beralasan. Sebab, mereka tidak mendapatkan pengganti sepadan Ronaldo yang biasa mencetak 40-50 gol di setiap musimnya.
“Apa yang terjadi kepada Madrid merupakan peringatan bagi Barcelona. Madrid tetaplah tim hebat, namun di sepakbola Anda membutuhkan pemain yang dapat mengubah jalannya pertandingan ketika Anda tertinggal 0-2. Hal itulah yang sering dilakukan Messi (mengubah jalannya pertandingan),” kata Cruyff mengutip dari Goal, Rabu (26/12/2018).
Meski sudah membela Barcelona sejak 2000 (tim junior), bukan tak mungkin dalam waktu dekat La Pulga –julukan Messi– melanjutkan karier di klub lain. Bahkan salah satu agen FIFA, Alessio Sundas, menilai Messi memiliki potensi untuk hengkang ke Inter Milan.
(Ramdani Bur)