Selain itu, Heynckes juga paham dengan budaya yang ada di Madrid. Pelatih berusia 72 tahun itu sempat menangani Madrid di musim 1997-1998. Meski hanya satu musim menangani Madrid, pelatih berpaspor Jerman itu sanggup membawa Los Blancos menjadi raja di Liga Champions 1997-1998 setelah di partai puncak mengalahkan Juventus 1-0 lewat gol tunggal Predrag Mijatovic.
BACA JUGA: Legenda Bayern Puji Fleksibilitas Permainan Madrid
Benar kata Lewandowski, Madrid takkan mudah menyingkirkan Bayern kali ini. Apalagi, Bayern dalam kepercayaan diri tinggi. Thomas Muller dan kawan-kawan sudah memastikan menjadi kampiun Liga Jerman 2017-2018 ketika kompetisi masih menyisakan lima pertandingan.
(Ronaldo ancaman bagi Bayern. Foto: REUTERS/Susana Vera)
Tidak sampai di situ, Bayern juga memiliki pengalaman menyingkirkan wakil Spanyol di fase knockout Liga Champions musim ini. Sekadar mengingatkan, Franck Ribery serta kolega menyingkirkan Sevilla dengan agregat 2-1 di perempatfinal. Padahal di Liga Champions musim ini, Sevilla bukanlah klub sembarangan.
Luis Muriel dan kawan-kawan dua kali bermain imbang kontra Liverpool di fase grup. Sementara di 16 besar, klub asuhan Vincenzo Montella menumbangkan favorit juara, Manchester United, dengan agregat 2-1. Karena itu, jalan Madrid untuk mencetak hattrick juara di Liga Champions takkan mudah.
(Ramdani Bur)