Tangis Suarez Pecah Setelah Tahu Barcelona Tetap Tertarik meski Terlibat Konflik dengan Chiellini

Ramdani Bur, Jurnalis
Selasa 16 Januari 2018 23:00 WIB
Suarez terharu dengan sikap yang ditunjukkan Barcelona. (Foto: REUTERS/Juan Medina)
Share :

BARCELONA - Luis Suarez mengaku tak bisa menahan tangis setelah tahu Barcelona tetap menginginkannya meski baru saja terlibat insiden di Piala Dunia 2014. Karena itu, El Pistolero –julukan Suarez– takkan melupakan jasa-jasa yang telah diberikan Barcelona kepadanya.

Setelah menjadi top skor Liga Inggris 2013-2014 bersama Liverpool, Suarez diminati banyak klub besar Eropa. Pada akhirnya, Barcelona jadi klub yang beruntung dengan memboyong Suarez seharga 73,5 juta pounds atau sekira Rp1,3 triliun pada 2014. Setelah kesepakatan itu, Suarez tak langsung gabung dengan Barcelona.

Ia lebih dulu membela Tim Nasional (Timnas) Uruguay di Piala Dunia 2014. Setelah Uruguay kalah 1-3 dari Kosta Rika di matchday pertama Grup D, Los Celeste –julukan Uruguay– bangkit di laga kedua. Menghadapi Inggris, Uruguay menang 2-1 dan Suarez mampu mencetak dua gol.

BACA JUGA: Jordi Alba Beberkan Kunci Sukses Barcelona

Namun, kelakuan buruk dibuat Suarez di laga ketiga. Menghadapi Italia, Uruguay memang menang 1-0. Akan tetapi Suarez membuat kontroversi dengan menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini.

Akibat gigitan itu, Suarez tak boleh terlibat di dunia sepakbola selama empat bulan. Selain itu, Suarez pun dilarang mentas bersama Uruguay di sembilan pertandingan internasional. Dengan begitu Suarez tak bisa membela Barcelona hingga pengujung Oktober 2015.

Akan tetapi alih-alih melepas Suarez, Barcelona setia menunggu sang bomber. Keputusan yang tak salah, karena Suarez tumbuh menjadi pemain andalan Barcelona. Dari 172 penampilan di semua ajang bareng Barcelona, Suarez mengemas 135 gol. Selain itu ia juga memberikan dua trofi Liga Spanyol dan satu gelar Liga Champions bagi publik Estadio Camp Nou.

BACA JUGA: Valverde: Madrid Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

“Setelah kejadian itu, saya sempat berpikir gagal bergabung dengan Barcelona. Saat itulah saya berbicara dengan Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizaretta dan Presiden Sandro Rossel. Mereka membuat saya tenang dengan mengatakan masih menginginkan saya. Saat itu itulah saya mulai menangis,” kata Suarez mengutip dari Calciomercato, Selasa (16/1/2018).

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya