5 Pemain Brasil yang Gagal Bersinar di Liga Inggris, Nomor 1 Sempat Jadi Pemain Termahal

Ramdani Bur, Jurnalis
Jum'at 17 November 2017 09:26 WIB
Robinho gagal bersinar bareng Manchester City. (Foto: AFP/Nelson Almeida)
Share :

INGGRIS merupakan negara yang menemukan sepakbola. Namun, Brasil lah yang membuat sepakbola itu enak untuk disaksikan. Pertama kali Brasil memikat persepakbolaan dunia saat mentas di Piala Dunia 1958. Mengandalkan Pele yang saat itu berusia 17 tahun, Canarinha –julukan Timnas Brasil– keluar sebagai kampiun setelah di final menumbangkan tuan rumah Swedia 5-2.

Setelah kesuksesan itu, Brasil konsisten melahirkan pemain-pemain berbakat. Namun sayang, tidak semua pemain berbakat asal Brasil bersinar saat mentas di Inggris yang merupakan negara penemu olahraga sepakbola.

Berikut ini 5 pemain Brasil yang gagal bersinar di Liga Inggris:

5. Kleberson (Manchester United)

(Foto: Daily Mail)

Kleberson bersinar saat membela Brasil di Piala Dunia 2002. Dari tujuh penampilan Brasil di turnamen empat tahunan itu, Kleberson mentas di enam laga di antaranya. Bahkan gelandang berkepala plontos itu tampil full saat Brasil menundukkan Jerman 2-0 di partai puncak.

Pada musim panas 2003, Kleberson diboyong Man United dari Palmeiras. Namun sayang, performa apik Kleberson bareng Palmeiras dan Brasil hilang tanpa bekas saat membela Man United.

Selama membela Man United dalam kurun 2003-2005, Kleberson hanya mentas di 26 pertandingan dengan raihan 2 gol dan 5 assist. Alhasil di musim panas 2005, Kleberson dilego ke Besiktas.

4. Andre Santos (Arsenal)

(Foto: Adrian Dennis/AFP)

Andre Santos menjadi pemain andalan Brasil saat menjuarai Piala Konfederasi 2009. Saat itu, Santos tak hanya kukuh dalam bertahan, namun juga dapat diandalkan untuk membantu penyerangan.

Alhasil pada musim panas 2011, Arsenal memboyong Santos dari Fenerbahce. Namun sayang, fullback kiri yang kini berusia 34 tahun tak cukup memiliki kecepatan untuk bersaing dengan winger-winger lincah Liga Inggris.

Pada akhirnya, Santos hanya mampu bertahan satu setengah musim sebelum dipinjamkan ke Gremio pada Januari 2013. Selama satu setengah musim berada di Emirates Stadium, Santos tampil di 33 pertandingan dengan raihan tiga gol.

3. Afonso Alves (Middlesbrough)

(Foto: Andrew Yates/AFP)

Alves dikenal sebagai penyerang tajam saat membela Heerenveen (2006-2009). Hanya dari 50 penampilan, penyerang berkepala plontos itu mengemas 48 gol. Catatan itu pun membuat Middlesbrough tak ragu untuk memboyongnya pada Januari 2009.

Namun sayang, Alves tampil minor di Liga Inggris bareng Middlesbrough. Satu setengah musim bersama The Boro –julukan Middlesbrough, Alves hanya mencetak 13 gol dari 49 penampilan. Alhasil di musim panas 2009, ia dilego ke klub asal Qatar, Al-Sadd.

2. Jo (Manchester City)

(Foto: Andrew Yates/AFP)

Selama dua setengah tahun membela CSKA Moskow (Januari 2006 hingga Juni 2008), Jo tampil brilian. Dalam periode itu, penyerang bertubuh jangkung mengemas 36 gol dari 65 pertandingan. Alhasil pada musim panas 2008, ia pun diboyong Manchester City.

Namun, selama tiga musim membela Man City (2008-2010), penyerang yang menjadikan kaki kiri sebagai andalan itu lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. Dalam periode itu, Jo sempat dipinjamkan ke Everton dan Galatasaray. Total selama tampil bersama Manchester Biru, Jo hanya mengemas enam gol dari 42 penampilan.

1. Robinho (Manchester City)

(Foto: Ian Kington/AFP)

Saat didatangkan dari Real Madrid pada musim panas 2008, Robinho memecahkan rekor transfer klub yakni 38,7 juta pounds atau sekira Rp692 miliar. Harapannya, kehadiran pemain berjuluk Robson de Souza itu mampu membawa Man City bersaing di papan atas Liga Inggris.

Namun, Robinho justru kerap terlibat kontroversi. Alhasil di musim dingin 2010, Robinho dipinjamkan ke Santos. Pada akhirnya di bursa transfer musim panas tahun yang sama, Robinho dijual secara permanen ke AC Milan.

Selama membela Man City, pemain yang sempat dijuluki The New Pele itu hanya mengemas 16 gol dari 52 penampilan. Bahkan saat ditanya jurnalis apakah tertarik kembali membela Man City, Robinho dengan tegas menegaskan lebih baik menjadi koki di Brasil ketimbang merapat ke klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya