ZURICH – Sebuah kabar duka kembali menghampiri pesepakbolaan Tanah Air pada akhir pekan ini. Penjaga gawang senior milik Persela Lamongan, Choirul Huda, harus menghembuskan napas terakhirnya ketika tampil dalam lanjutan Liga 1 musim 2017 melawan Semen Padang.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya tersebut sebenarnya berjalan normal laiknya laga-laga lainnya. Akan tetapi di pengujung babak pertama sebuah insiden memilukan terjadi di mulut gawang Persela.
Baca Juga: Tak Ingin Buru-Buru Berspekulasi, PSSI Akan Selidiki Kasus Meninggalnya Choirul Huda
Penjaga gawang mereka, Choirul Huda, terkapar di atas lapangan usai mengalami benturan keras dengan rekan setimnya, yakni Ramon Rodriguez. Akibat insiden tersebut, Choirul Huda, pun tergeletak dan akhirnya tak sadarkan diri ketika para tim medis menandunya keluar area pertandingan.
Ia juga sempat mendapatkan perawatan medis dengan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dilarikan menuju RSUD Sugiri, Lamongan menggunakan ambulans. Setelah tiba di rumah sakit, Dokter menyatakan bahwa sang pemain masih dalam kondisi kritis hingga akhirnya dokter menyatakan Choirul Huda meninggal dunia pukul 17.00 WIB.