MADRID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, membuat keputusan mengejutkan saat Real Madrid menjamu Espanyol di lanjutan Liga Spanyol 2017-2018 pekan ketujuh, Senin (2/10/2017) dini hari WIB. Alih-alih menggeser Sergio Ramos untuk menggantikan Dani Carvajal yang mengalami masalah jantung, Zizou –sapaan akrab Zidane– justru memainkan pemuda Maroko bernama Achraf Hakimi.
Pesepakbola berusia 18 tahun itu merupakan pemain Maroko pertama Madrid abad ini. Meski masih berusia muda, Hakimi mampu menunjukkan kelasnya saat dimainkan.
Tercatat sepanjang laga, pemegang tiga caps bersama Tim Nasional (Timnas) Maroko itu memiliki persesentase umpan sebesar 92%, tiga kali menang duel udara dan tekel, serta dua kali melakukan dribel.
Catatan itu membuat Hakimi berpeluang kembali dimainkan Zidane di laga-laga selanjutnya. Sekadar informasi, meski berkewarnegaraan Maroko, Hakimi lahir di Kota Madrid pada 4 November 1998.
Ia gabung ke tim junior pada 2015. Berselang semusim, ia diajak pelatih Madrid di awal musim 2015-2016, yakni Rafael Benitez untuk mengikuti tur pramusim. Namun, karena dinilai belum cukup matang, Hakimi dikembalikan ke tim Madrid Castilla.
Baru di musim 2017-2018, Hakimi dipromosikan Zidane untuk naik ke tim utama. Saat ini merupakan momen tepat bagi Hakimi untuk unjuk gigi kepada sang pelatih.
Selain Carvajal sedang mengalami masalah, Madrid tak mempunyai pemain spesialisasi di fullback kanan. Ramos dan Nacho Fernandez yang bisa dimainkan di posisi itu memiliki posisi asli sebagai bek tengah.
“Achraf? Ini merupakan kesempatan baginya. Ia menjadi bagian dari skuad dan ingin menunjukkan bahwa ia layak membela tim. Ia bermain apik di laga debutnya. Saya tidak takut memainkannya dan ketika Carvajal cedera, ia memiliki peluang,” kata Zidane mengutip dari Football Espana, Senin (2/10/2017).
(Ramdani Bur)