LEICESTER City mampu mengalahkan tim-tim top Inggris untuk menjuarai Premier League 2015-2016. Bintang Leicester, Jamie Vardy, menegaskan keberhasilan timnya musim ini bukan hanya sekadar kebetulan, melainkan murni karena kerja sama dan kualitas skuad The Foxes.
Apa yang dikatakan Vardy memang beralasan. Sebab, dalam perjalanannya bertarung hingga akhirnya bisa mendapatkan trofi Premier League musim ini, ada banyak pencapaian menakjubkan yang dicetak dan diraih para pemain asuhan Claudio Ranieri tersebut.
Di antara sejumlah pencapaian tersebut, setidaknya ada 10 rekor yang mencengangkan dan pantas dijadikan sorotan perjalanan The Foxes musim ini. Berikut 10 rekor mencengangkan Leicester City sepanjang musim 2015-2016, sebagaimana mengutip dari Squawka, Selasa (10/5/2016):
1. Kesuksesan Dribel Kedua Terbanyak
Leicester mengirimkan salah satu pemainnya sebagai pemain kedua terbanyak yang sukses melakukan dribel di Premier League musim ini. Pemain itu adalah Riyad Mahrez. Mahrez tercatat telah melakukan 124 dribel yang sukses melewati lawan-lawannya sepanjang musim ini. Hanya Wilfried Zaha saja yang melakukan lebih banyak darinya yakni 127.
2. Klub Inggris Pertama yang Menghiasi Halaman Depan Media Italia
Kesuksesan Ranieri, yang notabene pelatih asal Italia, memberikan gelar juara membuat Leicester diberitakan banyak media Italia. Bahkan menghiasi halaman depan koran Corriere dello Sport. Bagi Corriere dello Sport, itu adalah pertama kalinya mereka memajang klub non-Italia di halaman utamanya.
3. Pemain Terbaik Musim 2015-2016
Gelar juara membuat salah satu pemain The Foxes dianugerahi gelar pemain terbaik musim 2015-2016 oleh Federasi Sepakbola Inggris (FA). Pemain tersebut adalah Riyad Mahrez. Raihan 17 gol dan 10 assist dalam 36 laga Premier League membuat FA menilai Mahrez layak mendapatkannya.
4. Dua Kali Lipat Kemenangan
Musim lalu, Leicester hanya mampu meraih 11 kemenangan dari total 38 pertandingan Premier League. Sementara musim ini, dari 37 laga yang sudah dijalani, The Foxes sudah 23 kali meraih kemenangan. Itu artinya, rasio kemenangan meningkat dua kali lipat daripada musim 2014-2015.
5. Berlaga di Liga Champions
Gelar juara Premier League 2015-2016 lantas memberikan Leicester tiket ke ajang Liga Champions 2016-2017. Musim depan adalah pertama kalinya The Foxes berlaga di Eropa dalam kurun waktu 16 tahun. Terakhir kali pasukan yang bermarkas di King Power Stadium itu bertarung di Eropa adalah pada musim 2000-2001.
6. Efektivitas Permainan
Kemenangan-kemenangan yang diraih Leicester sepanjang musim ini dibarengi dengan efektivitas permainan yang mengagumkan. Statistik mencatat, bintang The Foxes yakni Jamie Vardy, adalah salah satu pemain yang memiliki tingkat konversi yang impresif dalam hal pemanfaatan peluang menjadi gol yakni sebesar 25,6 persen. Tak heran ia bisa mencetak 24 gol dari 35 laga Premier League.
7. Produktivitas Gol
Leicester sejauh ini telah mencetak 67 gol dari 37 laga Premier League. Produktivitas golnya dinilai baik, menyorot keberhasilan The Foxes yang lebih dulu mengungguli lawan-lawannya dalam satu laga. Tercatat dari 37 laga, Leicester mampu unggul lebih dulu pada 26 laga di antaranya.
8. Samai Rekor yang Sudah Bertahan Selama 31 Tahun
Jamie Vardy sejauh ini sudah mencetak 24 gol dalam 35 laga Premier League yang dimainkannya. Jumlah golnya tersebut telah menyamai rekor yang sudah terjaga selama 31 tahun, tepatnya sejak musim 1984-1985. Pada musim tersebut, Gary Lineker adalah pemain yang bisa mencetak 24 gol di satu musim Premier League. Setelah Lineker, tidak ada pemain yang sanggup mencetak sebanyak itu hingga Vardy.
9. Pecahnya Rekor 83 Tahun
Leicester berhasil tak terkalahkan dalam 14 laga Premier League musim ini. Raihan tersebut adalah yang pertama kalinya bagi The Foxes dalam kurun waktu 83 tahun! Terakhir kali Leicester bisa tak terkalahkan dalam 14 laga beruntun adalah pada 1933.
10. Kembali Ikuti Jejak Lineker
Pencapaian Jamie Vardy yang mengikuti jejak Gary Lineker ternyata tidak hanya dalam hal jumlah gol di liga. Statistik mencatat, Vardy juga mengikuti jejak Lineker dalam hal pemain Leicester yang mampu mencetak gol untuk Timnas Inggris. Sejak terakhir Lineker melakukannya pada 1985, tidak ada lagi pemain The Foxes yang mampu melakukannya. Sementara Vardy mencetak gol pertamanya untuk Three Lions saat laga kontra Jerman, Maret 2016.
(Zanel Farha Wilda)