LONDON – Striker Liverpool, Daniel Sturridge, tidak diturunkan ketika timnya harus berjuang hingga drama adu penalti di partai Final Capital One Cup 2015-2016 kontra Manchester City, Senin 29 Februari 2016 dini hari WIB. Kerap dipertanyakan, pelatih Jurgen Klopp pun membeberkan alasannya.
Klopp mendapat “serangan” pertanyaan dari para pendukug Liverpool soal keputusannya yang lebih memilih Lucas Leiva ketimbang Sturridge untuk menjadi algojo penalti. Tak sedikit yang menilai pelatih berkebangsaan Jerman itu telah melakukan blunder.
Menurut Klopp, ia sama sekali tidak mungkin menurunkan Sturridge di drama adu penalti. Pelatih berusia 48 tahun itu mengungkapkan, kondisi fisik Sturridge yang tidak memungkinkan adalah alasan utama di balik keputusannya tersebut.
“Tidak mungkin (Sturridge jadi algojo penalti). Dia mengalami kram. Hanya orang yang memungkinkan saja yang bisa mengambil penalti,” ungkap Klopp, sebagaimana diberitakan Sportsmole, Senin (29/2/2016).
Bukan hanya pendukung Liverpool yang mempertanyakan keputusan Klopp. Legenda The Reds, Jamie Carragher, juga mengaku merasakan hal yang sama. Bahkan, Carra tak ragu menyebut keputusan Klopp sebagai keputusan yang bodoh.
(Zanel Farha Wilda)