Meski demikian, mantan pesepakbola internasional Portugal itu tidak merasa apa yang dilakukan The Special One buruk. Sebab, ia yakin mantan pelatihnya itu punya maksud khusus dalam semua tingkah lakunya.
“Terkadang dia menggunakan media sebagai alat untuk memotivasi para pemainnya. Saya pikir dia bisa saja melewati batas, tapi dia tentunya tahu apa yang dia lakukan saat bermain dengan media selama ini,” terang Deco.
“Saya ingat ketika kami berada di Porto dan ada rivalitas dengan Benfica. Dia adalah seorang master yang memanfaatkan media dalam cara yang luar biasa,” jelasnya.
(Fetra Hariandja)