MALANG - Arema Cronus gagal mengalahkan Sriwijaya FC untuk kedua kalinya di Piala Presiden 2015. Bermain di hadapan 35.108 Aremania di Stadion Kanjuruhan, Sabtu 3 Oktober 2015 malam WIB, tim berjuluk Singo Edan harus puas dengan hasil 1-1 pada leg pertama babak semifinal.
Hasil imbang ini memperberat langkah Arema di leg kedua nanti, karena dituntut harus menang atau imbang dengan mencetak lebih dari satu gol. Kredit patut diberikan Sriwijaya FC yang sukses belajar dari kekalahan 3-1 di fase grup lalu dan hanya kecolongan satu gol dari belasan uoaya tuan rumah.
"Imbang di kandang pada leg pertama jelas bukan hasil bagus bagi Arema. Seharusnya kami bisa melakukan lebih dari ini. Tapi sudah saya prediksi sebelumnya, Sriwijaya FC tidak akan sama lagi di pertandingan ini. Mereka bermain lebih rapat," tutur Pelatih Arema Cronus Joko Susilo.
Dia mengakui hasil imbang dan kebobolan di kandang membuat timnya harus bekerja keras di leg kedua nanti. "Ini konsekuensi yang kami hadapi. Tidak mampu menang jelas menjadikan Arema akan bekerja lebih keras untuk lolos ke final," tambah dia.