BANDA ACEH – Bencana tsunami 10 tahun silam masih membekas di pikiran mantan pemain Timnas Indonesia, Abdul Musawir (30 tahun). Eks Kapten Persiraja Banda Aceh itu pernah berniat berhenti bermain sepakbola, setelah selamat dari bencana yang menenggelamkan rumah dan seisi kampungnya. Bagaimana kisahnya?
Minggu pagi, 26 Desember 2004, Pantai Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh dipenuhi aktivitas nelayan dan warga yang menikmati akhir pekan. Musawir yang tinggal di Dusun Tongkol sedang berkumpul dengan keluarga di rumah.
Lulusan Diklat sepakbola Tunas Bangsa Banda Aceh itu baru setahun direkrut Persiraja. Hari itu Musawir tak latihan, masih menghabiskan libur akhir musim. Ini saat-saat terakhir ia menikmati rumahnya di dekat Pantai Ulee Lheu.
Tak lama kemudian gempa dahsyat berkekuatan 9,2 skala richter mengguncang. Mereka panik berhamburan keluar. Saat gempa mereda, Musawir pergi dengan sepeda motor ke Deah Glumpang, memastikan kondisi kakaknya baik-baik saja.