MALANG - Kerja keras duo Liberia, Sengbah Kennedy dan Yao Rudy, selama seleksi di Arema Cronus berbuah manis. Manajemen akhirnya memutuskan keduanya resmi berkostum Arema di Indonesia Super League (ISL) 2015.
Rekrutmen Kennedy dan Rudy sebenarnya sudah terbaca dari kiprah keduanya selama seleksi. Penampilan impresif dalam dua ujicoba kontra PS UM dan Malang Selatan Selection, cukup menyita perhatian pelatih maupun Aremania.
Sengbah yang berposisi gelandang, performanya menjanjikan di lini tengah. Karakter playmaker modern terlihat pada diri pemain berambut kribo tersebut. Yao Rudy tak kalah mentereng dengan dua quattrick dalam dua laga.
Ini sekaligus transfer paling unik musim ini. Arema mengontrak dua pemain dari negara yang sama, dan sebelumnya bermain di klub yang sama pula yakni Persiwa Wamena. Usia keduanya juga nyaris sama, Kennedy 23 tahun dan Rudy 22 tahun.
Keduanya kini tinggal menjalani tes medis. "Ya, Kennedy dan Rudy memenuhi kriteria menjadi pemain Arema. Manajemen sudah berkonsultasi dengan staf pelatih. Tinggal menunggu tes medis saja," ungkap General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo.
Sebelumnya Arema sempat 'galau' dengan tipikal Yao Rudy sebagai striker murni, karena tim membutuhkan penyerang yang bisa melebar. Tapi itu ternyata bisa dikompromikan dengan sejumlah pertimbangan.