SLEMAN – PSS Sleman berpeluang mempertahankan puncak klasemen saat berjibaku kontra Persibangga Purbalingga di Stadion Maguwoharjo Sleman, besok malam (16/6/2013). Kemenangan 100% di kandang selama putaran pertama menjadi garansi tim Elang Jawa menjaga dominasi di Grup 2 Divisi Utama LPIS.
Pelatih PSS Sleman Yusak Sutanto mengatakan, setiap bermain di Stadion Maguwoharjo, kemenangan menjadi target yang tidak bisa ditawar. "Kami menargetkan kemenangan, posisi puncak klasemen harus dipertahankan," tegasnya, Sabtu (15/6/2013).
Menghadapi Persibangga ini, tim kebanggaan publik Sleman memiliki modal positif. Selain tampil dengan kekuatan penuh, kemenangan terakhir yang diraih atas rival di Grup 2, Persis Solo versi LPIS menjadi pelecut semangat Anang Hadi mengarungi laga ini. Apalagi pada pertemuan pada putaran pertama lalu, PSS sukses melumat Persibangga dengan skor 2-0.
Namun, pada laga nanti, PSS belum bisa memainkan rekrutan anyarnya, defender Kristian Adelmund. Pasalnya, pemain berpaspor Belanda yang pernah memperkuat PSIM Yogyakarta dan Persepam Madura United ini masih dalam proses pendaftaran dan melengkap administrasi termasuk ITC. Untuk mengurus ITC melalui PT LPIS baru bisa dilaksanakan pada 17 Juni.
Tanpa Adelmund, lini belakang PSS tetap solid. Kapten Abda Ali bakal berkolaborasi bersama Satrio Aji Saputro, Ade Christian, dan Wahyu Gunawan siap menjaga gawang PSS yang dipercayakan kepada Ali Barkah tetap perawan dari terjangan pemain lawan.
Kuartet lini tengah yang kemungkinan besar dipercayakan kepada Anang Hadi, Bona Simanjuntak, Anggo Julian, dan Juan Revi Auriqto menjadi garansi bisa menguasai ball possession sekaligus intens membangun penetrasi serangan.
Sebagai juru gedor, Noh Alamshah kemungkinan masih dicadangkan. Hampir pasti Monieaga Bagus Suwardi bakal diturunkan sejak menit pertama. Eks striker Arema IPL ini dalam dua laga terakhir sukses mengoyak jala lawan, masing-masing kontra Persires Banjarnegara serta gol semata wayang ke gawang Persis LPIS. Moniega akan diduetkan dengan Fajar Listyantara.
Sementara itu, CEO PT Persibangga Sportama Purbalingga Rohman Supriyadi tidak gentar menghadapi PSS Sleman yang kembali digelar di kandang Elang Jawa. Dia optimistis kekalahan 0-2 pada putaran pertama di stadion yang sama, tidak akan terjadi lagi pada pertandingan kali ini. "Dulu di partai pembuka kalah 0-2 karena tim belum siap. Kali ini berbeda, tim lebih siap dan hasilnya tentu berbeda. Jadi kami optimistis bisa mencuri angka," katanya.
Pertandingan ini sebenarnya Persibangga berstatus sebagai tuan rumah meski laga digelar di Stadion Maguwoharjo yang selama ini menjadi kandang PSS Sleman. Persibangga memilih memindah lokasi laga di Sleman karena tim asal Purbalingga ini sedang dililit krisis yang disebabkan jumlah penonton mengalami penurunan yang signifikan.
Jika laga tetap digelar di Stadion Goentoer Darjono (kandang Persibangga), maka pendapatan dari penjualan tiket penonton tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan seperti untuk akomodasi dan pengamanan.
(A. Firdaus)