Laga Amal PSSI untuk Abdul 'Kancil' Kadir

Rintani Mundari, Jurnalis
Selasa 15 Mei 2012 17:25 WIB
Share :

JAKARTA - Memperingati hari ulang tahun PSSI ke-82, pengurus serta mantan pemain PSSI mengadakan pertandingan persahabatan. Ketua PSSI Arifin Djohar, mantan pelatih Persema Timo Scheunemann, dan mantan pemain timnas Kamerun yang sempat membela Pelita Jaya, Jules Onana juga hadir dalam acara ini.

Pertandingan amal tersebut diikuti empat tim yaitu PSSI Plus (pengurus dan mantan pemain nasional), pewarta PSSI, Maluku Utara Selection dan Gunawan Djawa yang berisikan mantan-mantan pemain sepak bola.Pertandingan menggunakan sistem gugur dalam durasi 2X25 menit.

Pertandingan ini sekaligus menjadi laga amal untuk mantan pemain terbaik tim nasional indonesia Abdul 'Kancil' Kadir yang hingga menutup mata mengalami kesulitan ekonomi, serta mantan pemain tim nasional lainnya yang memiliki nasib kurang beruntung.Untuk menggalang dana, di pinggir lapangan panitia menyediakan sebuah kotak sumbangan.

"Pertandingan ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun PSSI, sekaligus laga amal untuk mantan pemain timnas Abdul Kadir dan mantan timnas lainnya yang juga mengalami nasib yang sama," kata Arifin Djohar, usai pertandingan di lapangan C, Senayan, Selasa (15/5/2012).

Tak banyak memang yang mengetahui siapa sebenarnya pemain berjuluk Si Kancil itu. Saat masih membela tim Garuda, Kadir merupakan salah satu pemain andalan indonesia.

Bakat gemilangnya mulai tercium PSSI saat usianya baru menginjak 16 tahun. Debut internasionalnya kala ia berlaga pada Asian Games (dulu bernama Gafeto) pada 1964.

Bersama tim Garuda, Kadir sukses meraih sederet prestasi membanggakan, di antaranya Piala Raja 1968, Merdeka Games 1969, dan Pesta Sukan Singapura 1972. Kadir meninggal pada 2003 dan setelah itu kehidupan keluarga yang ditinggalkannya semakin terpuruk.

Saat ini mereka tinggal di sebuah rumah di Perumahan Bumi Satria Kencana, Kalimalang, Bekasi Selatan, yang kondisinya rusak parah. Seperti diberitakan, terlihat banyak lubang menganga di atas rumah sang legenda tersebut, karena atapnya roboh. Rumah itu pun tak dialiri listrik.

Pada kesempatan kali ini, Djohar juga mengungkapkan bahwa PSSI telah bekerja sama dengan Universitas Gunadarma dalam pemberian beasiswa bagi para pemain muda yang ingin melanjutkan studi mereka.

"Ya, kami telah bekerja sama dengan Universitas Gunadarma memberikan peluang bagi pemain muda yang ingin meneruskan pendidikan mereka," sambungnya.

"Kesempatan ini kami berikan agar masa depan mereka lebih baik, sehingga kejadian-kejadian seperti Abdul Kadir takkan terulang lagi," tandas ketua PSSI itu.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya