JAKARTA - Generasi muda Indonesia harus berprestasi, jadi gong gelaran Kit Futsalismo 2012. Event futsal terbesar di Indonesia tersebut, kembali berkomitmen menggelar event ini di tujuh kota besar.
Denpasar, Makassar, Bandung, Solo, Surabaya, Medan, dan Jakarta kembali terpilih untuk menyaring talenta-talenta muda futsal di Tanah Air. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, Kit Futsalismo tetap pada komitemen awal menggelar event tersebut dalam tiga kategori yaitu SMU, Perguruan Tinggi, dan klub umum.
"Generasi-generasi muda Indonesia harus mempunyai prestasi. Melalui ajang Kit Futsalismo 2012, kami akan hantarkan mereka untuk mengembangkan sportivitas dan jiwa raga yang sehat untuk menjadi sosok yang sukses," ungkap Presiden Director PT SC Johnson& Son Indonesia, Anak Agung Gede Agung di Jakarta, Kamis (3/5).
Harapan agar Kit Futsalismo tahun ini bisa berjalan sukses seperti ditahun-tahun sebelumnya, juga disampaikan General Manager PT Cataluna Sportindo, Darius Sinathrya. Pria yang juga berprofesi sebagai artis ini menegaskan, jika Kit Futsalismo akan terus berafiliasi kepada PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola di Indonesia.
"Saya ingin event ini juga menjadi sebuah pagelaran yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan futsal di Indonesia. BFN (Badan Futsal Nasional) dan PSSI juga dapat melihat potensi yang kami berikan lewat event ini" papar Darius.
Kit Futsalismo 2012 sendiri, akan dimainkan dalam dua babak. Pembagian tersebut ditetapkan dengan sistem Regional Games dan Champion Games. Dimana setiap juara dimasing-masing grup, akan diberangkatkan ke Jakarta untuk memainkan babak Champion Games.
Pertarungan dimasing-masing kota pun dipastikan akan berlangsung sengit. Dimana dalam event yang digelar selama 33 hari ini, akan memainkan 372 pertandingan yang mulai diputar pada tanggal 9 Mei sampai 24 November 2012.
Untuk event Kit Futsalismo kali ini, bentuk apresiasi yang diberikan pun bisa dipastikan akan membuat para peserta lebih bersemangat. Dimana total hadiah lebih dari Rp 300 juta, akan membayar kerja keras masing-masing peserta di tujuh kota tersebut.
(Windi Wicaksono)