Balotelli Bertekad Jadi Anak Baik

Muhammad Indra Nugraha, Jurnalis
Selasa 17 April 2012 21:07 WIB
Mario Balotelli. (Foto: Daylife)
Share :

MANCHESTER – Si Bengal asal Manchester City, Mario Balotelli mulai sadar akan kerugian yang diterima oleh timnya akibat beberapa tindakan kontroversialnya. Ia menegaskan tidak akan meninggalkan timnya bertarung dengan sepuluh orang saja.

Pemain yang memiliki jargon “Why Always Me?” memang tidak pernah lepas dengan tingkahnya yang cukup kontroversial baik di dalam atau pun luar lapangan. Terakhir, dirinya harus terkena kartu merah kala timnya dikalahkan oleh Arsenal.

Sadar akan perbuatannya yang cukup merugikan timnya tersebut, mantan pemain Inter Milan ini mulai bersikap lebih dewasa. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi kembali beberapa sikap buruknya tersebut.

“Pertama saya harus berkembang menjadi seorang pemain sepakbola. Bahkan, di atas semuanya itu, kelakuan-kelakuan saya di lapangan juga, tapi juga dari beberapa segi taktikal,” ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport  seperti dikutip Football-Italia, Selasa (17/4/2012).

“Saya meminta semuanya menilai berdasarkan apa yang telah saya lakukan di lapangan. Semuanya juga tidak putus asa kepada saya,” sambungnya.

Tidak hanya menyesali perbuatannya selama ini saja, Balotelli juga mengakui akan kesalahannya setiap melakukan pelanggaran yang tidak perlu hingga berbuah kartu merah. Sekarang, dirinya tidak akan lagi melakukan hal yang merugikan timnya.

“Sebelumnya saya hanya benar-benar memikirkan diri saya saja. Namun, usai mendapatkan kartu merah saat melawan Arsenal, saya mengerti akan rasa kepedulian terhadap tim. Saya tidak boleh meninggalkan tim dengan bermain sepuluh orang saja,” tandasnya.

(Muhammad Indra Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya