LIVERPOOL - Opini publik terpecah ketika Luis Suarez dihukum karena dianggap menghina Patrice Evra secara rasial. Alhasil, Suarez yang kini telah terbebas dari hukuman mengucapkan terimakasih kepada dukungan publik yang mendukungnya dari kasus tersebut.
Kasus tersebut terjadi pada laga Liverpool melawan Manchester United di bulan Oktober 2011 lalu. Mantan striker Ajax Amsterdam ini dihukum larangan tampil di delapan laga Liverpool, dan hukuman itu membuat Suarez mendapat dukungan dari para Liverpudlian dan para suporter Ajax.
“Saya ingin berterimakasih untuk dukungan hebat yang telah diberikan fans Liverpool kepada saya dalam beberapa hari terakhir. Saya mengucapkan terimakasih kembali untuk fans Ajax atas apa yang mereka lakukan,” kicau Suarez dalam situs mikroblogging Twitter, dilansir dari NDTV, Sabtu (18/2/2012)
Tak lupa, pemain berjuluk El Pistolero ini mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh elemen Nacional, yang tak lain tak bukan adalah tim pertamanya di Uruguay. Pemain kelahiran Salto, Uruguay itu bahkan sempat mendapat dukungan dari presiden Uruguay, Jose Mujica, yang mengklain Suarez bukan seorang yang rasis.
“Seperti yang anda tahu, saya seorang Uruguay, jadi saya ingin berterimakasih untuk para fans, para pemain dan manajer dari Nacional atas dukungan hebat mereka hari ini! Berjuta terimakasih untuk semua orang!,” tandasnya.
(Sebastianus Epifany)