MADIUN - Madiun Putra FC (MPFC) semakin percaya diri mengarugi Divisi Utama 2011-2012. Setelah mengemas dua kemenangan di dua laga perdana, tim asuhan Hanafi kini tidak lagi merasa rendah diri menghadapi tim yang lebih berpengalaman.
Terakhir MPFC menaklukkan PSBI Blitar dengan skor meyakinkan 4-2 di Stadion Wilis, Madiun, Sabtu (7/1). Hanafi menilai mental pemainnya sudah cukup mapan dan dirinya optimistis MPFC tidak sekadar numpang lewat di kompetisi musim ini jika performa bisa stabil.
“Saya tidak bermaksud terlalu percaya diri. Bagaimana pun juga kami baru bermain dua pertandingan dan semuanya dilakukan di kandang. Namun saya puas dengan kerja keras pemain dan hanya bisa berharap semua bisa lebih baik,” ujar Hanafi.
Mantan Pelatih Persis Solo ini menyadari timnya belum merasakan kejamnya pertandingan tandang. Apalagi masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki, terutama konsentrasi pemain yang belum sepenuhnya stabil dan sering goyah di menit-menit akhir.
Ia meminta pemainnya untuk tetap fokus dan tidak keburu besar kepala dengan raihan enam angka sekaligus papan atas klasemen Grup 3 Divisi Utama. Fakta bahwa MPFC bakal mengarungi partai berat ke beberapa klub luar pulau menjadikan Hanafi tetap berpijak di bumi.
“Kebetulan target MPFC sejak awal cukup bertahan di Divisi Utama dulu, karena bagaimana pun kami adalah tim debutan. Kami akan mengincar target itu dulu sebelum bicara soal lolos ke putaran selanjutnya. Itu masih sangat jauh,” ucap pelatih yang jauh hari telah mempersiapkan timnya ini.
Di pertandingan perdana lalu, MPFC berhasil mengalahkan Persipro Bondowoso United dengan skor tipis 1-0. Sedangkan ujian berat bakal dilakoni Blue Force pekan depan, yakni melawat ke kandang Perseman Manokwari pada 14 Januari mendatang.
Laga tersebut disebutkan Hanafi sebagai tes awal permainan pasukannya di luar kandang. “Pertandingannya sulit dan jaraknya jauh. Perseman Manokwari juga lebih berpengalaman. Kami akan berusaha mempersiapkan diri semaksimal mungkin,” tandasnya.
Tim Divisi Utama lain yang diliputi kepercayaan diri adalah Persik Kediri. Walau kalah dengan skor 2-1 atas Persis Solo akhir pekan lalu, Pelatih Persik Djoko Malis tidak ‘patah hati’. Ia menyebut hasil itu sudah jauh lebih baik dibanding bulan lalu kala dikalahkan PSIS Semarang 3-0.
“Kalah tidak masalah. Saya justru gembira karena mulai ada perkembangan signifikan dalam tim. Pemain asing juga sudah bisa beradaptasi, dari sisi organisasi juga lebih berkualitas. Saya yakin Persik bisa lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” ungkap Djoko.
Kini Persik terdampar di papan bawah klasemen Grup 2 tanpa satu pun angka. Djoko Malis membidik pertandingan kandang nanti menjamu PSS Sleman. Menurutnya laga itu wajib dimenangkan jika ingin raihan lebih baik. “Saya ingin pemain memanfaatkan pertandingan kandang. Sudah cukuplah kami kalah dua kali,” tegasnya.
(Fitra Iskandar)