Berharap Januari Lebih Stabil

Kukuh Setiawan (Koran Sindo), Jurnalis
Jum'at 23 Desember 2011 12:15 WIB
IPL (foto: Ist)
Share :

MALANG - Hampir semua klub Indonesian Premier League (IPL) Jawa Timur sepakat pertandingan selama Desember belum mewakili kualitas secara umum. Sejumlah klub harus menerima fakta masih adanya sejumlah kendala di luar faktor teknis, seperti terlambatnya International Transfer Certificate (ITC), persiapan tim yang kurang maksimal, atau cedera pemain. 
 
Bisa dilihat bagaimana Persebaya memiliki lubang di pertahanan karena tak bisa memainkan bek Brasil Otavio Dutra. Persema juga baru bisa menurunkan Naum Sekulovski dan Deniss Kacanovs di pertandingan kedua. Sementara Arema FC nyaris diguncang kesiapan tim yang kacau.
 
Persibo juga demikian. Memiliki pemain dalam jumlah terbatas, dua bek Lexe Anderson dan Aris Tuansyah dibekap cedera dan mereduksi benteng tim oranye. Berbagai faktor tersebut diprediksi sudah mulai membaik pada Januari nanti.
 
“Pelatih tak banyak mempunyai pilihan ketika pemain cedera. Itu menjadi kendala bagi tim dengan pemain terbatas seperti Persibo. Kami berharap Januari akan lebih bagus karena pemain yang cedera diprediksi sudah bisa bermain,” demikian ucap Nur Yahya, Manager Persibo Bojonegoro. 
 
Bek Persebaya Otavio Dutra juga diramalkan sudah bisa memperkuat tim pada Januari setelah tersandung persoalan ITC. Paling tidak kehadiran Dutra bisa lebih memperkokoh pertahanan yang tak banyak memunculkan pemain berpengalaman. 
 
Persema juga sedikit lebih lega karena di laga terakhir menghadapi Persijap, duet Naum Sekulovski dan Deniss Kacanovs sedikit lebih baik. Jika perkembangan kedua pemain anyar ini berlangsung normal, pelatih Slave Radovski mungkin tak lagi banyak mengeluh. 
 
Klub yang masih penuh tanda tanya adalah Arema FC. Dua laga kandang yang dimenangkan selama Desember, bisa jadi tidak ada artinya jika persoalan di internal klub yang melibatkan manajemen dan pemain tidak cepat teratasi. Keperkasaan Arema sebenarnya hanya terlihat dari luarnya saja.
 
Di dalam, Singo Edan masih ‘sakit’ dan sewaktu-waktu bisa keropos karena pertentangan di klub masih terjadi. Sialnya, prahara di tingkatan manajemen sudah merambah ke ranah tim yang melibatkan pemain dan pelatih.
 
Rumor pemecatan pemain asing hingga pergantian Pelatih Milomir Seslija menjadi gambaran sejauh mana kemapanan tim ini. Jika terjadi perubahan drastis di tim dalam waktu singkat, maka langkah sang Singa bakal semakin terjal dan berliku.
 
Secara kualitas tim sesungguhnya tak ada masalah sejauh ini dan Arema masih menunjukkan bekas keperkasaan musim lalu. Yang berpotensi merongrong kekuatan Kurnia Meiga dkk justru barasal dari dalam klub sendiri, yakni konflik yang tak kunjung usai.

(A. Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya