MILAN – Perjalanan buruk Inter Milan musim ini membuat banyak pendukungnya kecewa. Situasi ini berbanding terbalik saat dua tahun lalu ketika La Beneamata sukses menyabet treble winner di era Jose Mourinho.
Nama besar Inter seolah terpuruk oleh fakta bahwa hingga pekan ke 12, Inter baru mengantongi nilai 14, dan terperosok di papan bawah klasemen Serie A.
Publik Giuseppe Meazza tentu harap-harap cemas, karena Javier Zanetti cs hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.
Kekalutan yang tengah melanda para tifosi Inter Milan musim ini disadari betul oleh Giampaolo Pazzini. Untuk mengembalikan kejayaan Inter, tim harus kembali bahu-membahu dan berjuang ekstra keras. Namun hal itu juga perlu disokong oleh Interisti.
“Apakah kami marah atau kecewa? Dua-duanya. Kami sangat marah dan kecewa. Kami tidak bahagia dengan situasi ini. Kami merasa bertanggung jawab, dan kami akan bekerja kera untuk membalikkan keadaan seperti seharusnya,” kata Pazzini seperti dikutip Goal, Jumat (9/12/2011).
Pazzini yakin Interisti tetap berada di belakang mereka meski dalam lima pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Inter hanya mampu membukukan dua kemenangan.
“Saya bisa merasakan fans di belakang kami, sebab itu mereka layak mendapat balasan atas dukungan mereka. Dan saya berharap bisa keluar dari situasi ini, baik bagi saya dan juga tim,” tutup pemain yang gagal mencetak gol dari titik penalti saat melawan Udinese sehingga Inter kalah 0-1 4 Desember lalu.
(Fitra Iskandar)