ROMA – Daya juang Roma saat mengandaskan Bari 3-2 patut diacungi jempol. Serigala Ibu Kota bermain sembilan pemain, namun tetap memiliki daya gedor yang dahsyat. Atas penampilan Totti dkk ini sang pelatih Vincenzo Montella mengalamatkan pujiannya.
Roma tertinggal dua kali dan gagal mencetak gol dari titik putih. Ujian bagi Roma semakin berat menyusul dikeluarkannya gelandang Daniele De Rossi dan Simone Perotta di menit 48 dan 90. Meski begitu, mereka sanggup melesakkan dua gol ke gawang Bari dan meraih tiga poin.
Dua gol balasan Roma dicetak Totti di menit 30 dan 57. Satu gol penentu kemenangan dipersembahkan Aleadro Rossi di penghujung laga.
“Hal yang positif dari hasil ini adalah determinasi kami untuk mencapai kemenangan.Kami tidak bermain baik di dua babak itu,” kata Montela seperti dikutip Goal, Senin (2/5/2011).
“Pertandingan ini adalah musim kami dalam sebuah mikrokosmos, di mana kami mampu melakukan apa saja, dan kadang keluar dari situasi sulit dengan tekad kami. Ini elemen penting. Kami bertempur hingga akhir, dan sebagai pelatih saya harus senang melihat hal ini. Apapun, hanya sedikit yang perlu dibanggakan, ketika organisasi kami sangat tidak rapih, sehingga masih banyak yang harus kami lakukan.”
Roma kini bertengger di posisi enam dengan 59 poin dari 35 pertandingan. Di pertandingan selanjutnya, Roma harus menghadapi pemimpin klasemen AC Milan yang dalam pertandingan nanti hanya membutuhkan satu poin untuk merebut Scudetto.
Hadangan berikutnya yang harus dihadapi Roma datang dari Inter Milan (semifinal Coppa Italia), Catania dan terakhir Sampdoria. Roma hanya berjarak satu poin dengan Lazio di posisi keempat dan menorehkan poin yang sama dengan Udinese. Bukan tidak mungkin hasil positif di laga sisa akan melambungkan Giallorossi ke zona Liga Champions.
(Fitra Iskandar)