JAKARTA - Menjelang akhir-akhir kompetisi, hampir semua klub mulai bergrilya amunisi musim kompetisi mendatang. Tak terkecuali Persitara Jakarta Utara yang sudah hampir pasti lolos dari jeratan degradasi.
Menariknya, daftar pemain buruan Laskar si Pitung - julukan Persitara - justru tidak terlalu mempersoalkan faktor usia. Bahkan, mereka mengincar Kurniawan Dwi Julianto yang telah berusia 33 tahun (lahir 13 Juli 1976).
Masalah usia itu nomor tiga setelah skill dan kedisiplinan. Makanya kami tertarik membawa Kurniawan kembali ke Persitara," kata manajer Persitara Harry â€~Gendhar' Ruswanto.
Kurniawan sempat memakai kaos Persitara pada kompetisi Divisi Utama musim 2007. Kala itu dia menyumbang 10 gol dan sukses membawa si Pitung berkiprah di kasta Liga Super. Sisa bintang Kurniawan kemudian dimanfaatkan Persisam Samarinda pada kompetisi Divisi Utama musim ini.
Pemain yang dipanggil si Kurus ini pun ikut andil mengantar klub Katim tersebut menjuarai divisi utama dan promosi ke Liga Super.
"Kami senang jika Kurniawan mau menghabiskan sisa kariernya di Persitara.
Apalagi kabarnya Kurniawan sudah dilepas Persisam. Kalau masalah nilai kontrak dan gaji bisa dibicarakan kemudian," tegas Gendhar.
Persitara memang cukup sukses memakai bintang-bintang tua. Bahkan, striker andalan mereka Rahmat â€~Poci' Rivai mendapat gelar tua-tua keladi karena menjadi ikon tim di usia 31 tahun. Pemain lain seperti Taufiq Qasrun, Hariman Siregar, Dedy Mulyadi, Abdurrahman Bonding, serta legiun asing Ebendje Rudolf sudah menginjak usia 30 tahun lebih.
(Muchamad Syuhada)