Mourinho: Main di Liga Lain Kami Juaranya

Fitra Iskandar - Okezone
Selasa, 20 Desember 2011 14:44 wib
Jose Mourinho.(foto:Daylife)
Jose Mourinho.(foto:Daylife)
MADRID - Real Madrid boleh ditekuk Barcelona, di laga El Clasico pertama di musim ini, tapi toh Madrid masih bertahta di klasemen sementara. Bagi pelatih Madrid Jose Mourinho, peringkat itu merupakan catatan keperkasaan Madrid yang harus diakui.
 
Apapun predikat Barcelona, raja El Clasico, Raksasa Katalan, juara bertahan La Liga dan Liga Champions, serta teranyar jawara Piala Dunia Antarklub, Barca masih di bawah Real Madrid musim ini.
 
Madrid berada di posisi puncak dengan poin 40 hasil 13 kali menang, satu kali imbang dan dua kali kalah. Sedangkan Barca membayangi Madrid di posisi runner-up dengan poin 37.
 
“Jika anda bisa bersaing dengan mereka, mengalahkan mereka untuk gelar, berada di atas mereka, memiliki poin di atas mereka di 2011, berarti kami layak,” kata Mourinho mengklaim Madrid layak mendapat kredit karena kesuksesannya unggul atas Barca di klasemen.
 
Di musim pertama menukangi Madrid, Mourinho harus mengakui kehebatan pasukan Pep Guardiola yang mengakhiri liga di posisi puncak dengan selisih empat poin. Musim lalu, satu-satunya catatan bagus ketika menghadapi Barca yaitu mengalahkan Messi dkk di final Copa del Rey.Setelah itu Madrid hanya mampu menahan imbang dua kali dan tiga kali tersungkur.
 
“Jika kami memiliki lawan lebih sedikit tentu tugas itu lebih mudah. Jika Madrid bermain di liga lain, kami akan menjadi juara dengan mudah,” kata Mou.
(fit)
  • alexis » 0 Tanggapan
    Alasan terpaksa dari seorang pelatih yg frustrasi di akhir thn 2011. Timnya (Madrid) kalah dgn Barca di lapangan secara tehnik dan nyata, tapi tetap dimenangkannya dgn cara di luar lapangan (peringkat klasemen sementara) melalui logika matematis! Alasannya itu, lgsg atau tdk lgsg, terselubung atau terbuka, merupakan pengakuannya atas kehebatan Barca sebagi tim terbaik di dunia dlm sejarah bola. Madrid hanya dpt melakukannya itu melalui logika matematis dan bukan melalui pertandingan bola yg nyata di lapangan bola seperti Barca. Dgn cara logika matematis, seharusnya Getafe yg lebih baik dari Madrid, krn Getafe pernah mengalahkan Barca sedangkan Madrid kalah dgn Barca. Jadi, Madrid pimpin klasemen hanyalah krn kemenangan tim lain atas Barca, bukan murni kemenangan Madrid atas tim2 lain, Madrid pimpin klasemen hanya krn keberuntungan, bukan krn tehnik main bola secara nyata di lapangan bola seperti Barca.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • memed » 0 Tanggapan
    di kata macemanapun mau::: tetap meninggikan egonya.dia kan pelatih...nak ngakui kekalahannya dia malu sama anak buahnya.itulah sebapnya mau kena sakit jiwa.the best BARCA ...jgn beri kesempatan R madrid menggapai piala.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rosiky » 1 Tanggapan
    mdrid selalu menang krn tim yg lwn mrk sll main terbuka, gantian ketemu BARCA semua mainnya pake 9 bek. terbukti madrid kalah ama levante krn levante gunakan strategi mou bertahan total n mou frustasi ama levante (senjata mkn tuan) wkwkwkwk madrid ngak ada hebatnya
    • iniesta
      betul bro,liat aja kalo barca ama madrid bertanding sangat beda,madrid cuma memamfaatkan kesalahan strategi lawan yg bermain sangat terbuka dan tak mampu mengontrol pertahanan,kenapa demikian karena 18 kontestan lain dilaliga i\tu cuma berambisi menahan barca yg berkuasa 3 thn terakhir,boro2 bisa menang seri aja sdh girang setenagah mati,nah madrid tim lawan tdk terlalu peduli toh bukan mereka juaranya,jadi tim lawan cuma fight dan tak perlu banyak strategi jadinya madrid memamfaatkan situasi hingga kadang menang dgn margin gol yg banyak.,boleh perhatikan analisa ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lionel"barca" » 1 Tanggapan
    lebih baik madrid maen d liga indonesia pasti juara tapi tu pun klo bisa menang ma persipura. barca boleh no 2 tpi madrid no 10. jadi no 1 smp 9 itu BARCELONA ok..hahaha.......
    • badboy
      banyak bacot amat sie loe....lihat hasil akhirnya aja ntar.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Azzat » 2 Tanggapan
    Ayo Mou Pertahankan trend positifnya, saatnya tahun ini Madrid mengkudeta dominasi Barca...
    • roisiky
      mou nggak ada hebat2nya, mempermalukan diri sendiri dgn bermain dgn 10 bek lwn BARCA baik wkt di inter ama madrid, bgt main terbuka hancur deh bukti udah ada bkn omdong. madrid dilatih capello jauh lbh berkualitas n ber MORAL
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit