"Kami mengeksploitasi lebar lapangan lewat pemain-pemain sayap kami. Lalu Ragnar masuk sebagai pemain nomor 10, menjadi penyerang tambahan yang bisa menerima bola di antara lini pertahanan dan menciptakan peluang," katanya.
Melihat garis pertahanan Melbourne Victory yang naik terlalu tinggi, Tolic memanfaatkan celah kosong di belakang bek lawan dengan mengandalkan keunggulan kecepatan dan duel satu lawan satu lini serang Persib. Di saat yang sama, poros lini tengah bekerja sempurna dalam mendikte alur bola.
"Garis pertahanan Victory yang naik tinggi meninggalkan ruang kosong di belakang mereka. Kami memaksimalkan kecepatan para penyerang kami yang unggul dalam duel satu lawan satu. Thom Haye dan Marc Klok sebagai pengatur serangan di posisi gelandang nomor enam, mereka mampu melepaskan umpan-umpan matang ke depan. Kami tinggal memberi kebebasan bagi empat pemain depan untuk berkreasi dan menikmati permainan. Itulah yang terjadi hingga kami membalikkan keadaan," ucap Tolic.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.