Lebih lanjut, juru taktik Dewa United itu menyoroti momen pengusiran Dony Tri Pamungkas sebagai titik balik utama yang mengubah jalannya pertandingan di paruh kedua.
"Dalam pertandingan seketat ini, kehilangan satu pemain memberi perbedaan yang sangat besar bagi lawan yang unggul jumlah pemain. Tim yang terkena kartu merah biasanya terpaksa mengubah gaya main mereka, dan itulah yang terjadi pada Persija. Mereka mulai menerapkan umpan-umpan lambung panjang, sesuatu yang biasanya bukan karakter permainan mereka," paparnya.
Melihat respons lawan yang mulai bermain bertahan dan mengandalkan umpan jauh, Osmar merespons cepat dengan menyegarkan lini serang guna mengurung pertahanan lawan hingga lahirnya gol kemenangan Taisei Marukawa.
"Bagi kami, situasi itu membuka ruang lebih luas di lini pertahanan lawan. Kami memasukkan pemain-pemain yang lebih ofensif di akhir babak kedua dengan instruksi jelas: memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan," ucap Osmar Loss.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.