LEGENDA sepakbola Italia, Paolo Di Canio, melihat Juventus seperti tak punya jiwa ketika dihajar Genoa 0-2 pada lanjutan Serie A 2026-2027. Ia yakin tidak ada solusi untuk membangkitkan si Nyonya Tua.
Duel Genoa vs Juventus itu merupakan giornata 9 Liga Italia 2026-2027. Laga digelar di Stadion Luigi Ferraris (Marassi), Genoa, Italia, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB.
Dua gol Genoa dicetak oleh Kingsley Ehizibue (12’) dan Tommaso Baldanzi (28’). Itu jadi kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami Juventus di Liga Italia 2026-2027.
Di Canio merasa khawatir dengan apa yang dilihat dari mantan timnya tersebut. Ia menyebut Juventus bermain tanpa identitas serta tidak memiliki jiwa.
“Tidak ada identitas, tidak ada jiwa, di tim ini. Anda bisa mengubah sistem. Anda bisa saja mengalahkan tim-tim seperti Lecce, di Italia, beberapa tim tidaklah kuat,” kata Di Canio, dikutip dari Football Italia, Kamis (29/10/2026).
“Mereka terlihat sangat cantik tetapi tidak bisa (bermain lebih) menggigit di depan gawang,” imbuh pria berusia 58 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Di Canio merasa tidak ada solusi untuk memperbaiki permainan dan hasil-hasil yang dialami Juventus. Menurutnya, situasi di skuad asuhan Luciano Spalletti sudah terlalu kacau.
“Tidak ada jiwa. Anda tidak bisa melihat cahaya. Anda bisa lihat 10-15 menit awal, pemain seperti (Pierre) Kalulu yang selalu bisa diandalkan, (tiba-tiba) membuat kesalahan semacam ini,” sahut Di Canio.
“Sungguh kacau. Saya tidak mengerti bagaimana mereka bisa mencari solusi (atas masalah-masalah) ini,” tutupnya.
Kekalahan itu membuat Juventus terlempar ke posisi delapan klasemen Liga Italia 2026-2027 dengan 14 poin. Mereka tertinggal 11 angka dari dua pemuncak sementara yakni Inter Milan dan Lazio.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.