JAKARTA - Pelatih PSG, Luis Enrique, membeberkan cara untuk menghentikan penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal. Pemain berusia 19 tahun tersebut yang kini tengah dalam performa terbaiknya bisa menjadi ancaman terbesar bagi PSG.
Pada awal musim ini, Lamine Yamal tampil impresif. Ia mencatatkan 8 gol dan 6 assist dari 9 pertandingan Liga Spanyol 2026-2027. Ia juga telah mencetak 1 gol dan 4 assist dari 2 pertandingan Liga Champions.
Total, penyerang muda itu telah mencetak 9 gol dan 10 assist dari 11 pertandingan musim ini.
Pelatih PSG, Luis Enrique, pun membeberkan cara untuk menjinakkan Lamine Yamal pada pertandingan nanti.
"Cara terbaik untuk bertahan melawan Lamine adalah dengan menguasai bola, mencegah mereka menguasainya," katanya melansir Marca, Selasa (20/10/2026).
PSG akan menjamu Barcelona di Stadion Parc des Princes pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Kedua tim bentrok pada matchday ketiga Liga Champions 2026-2027.
"Untuk bertahan melawan tim dengan pemain berkualitas, Anda harus mengalahkan mereka dengan kerja tim," ujar Luis Enrique.
Ia meyakini Vitinha dan kawan-kawan mampu meladeni Barcelona, meski laga melawan La Blaugrana adalah pertandingan yang sulit.
"Tidak ada tim yang sempurna. Kami memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi Barca. Ini adalah tantangan besar," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
"Tetapi kita harus tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka kuat secara individu dan sebagai tim. Tetapi saya tidak mengharapkan lebih dari para pemain karena kita harus mengatasi semua masalah sebagai sebuah tim," lanjutnya.
Ia pun menolak jika laga PSG vs Barcelona diibaratkan seperti final.
"Tidak, karena ini adalah kompetisi yang memungkinkan kami untuk memainkan pertandingan seperti ini, kami termasuk di antara favorit, tetapi ada tim lain yang dapat memenangkan kompetisi ini," ucapnya.
Pada klasemen sementara Liga Champions 2026-2027, PSG saat ini menempati posisi puncak dengan 6 poin hasil 2 kemenangan.
Sementara Barcelona berada di urutan 2 dengan poin yang sama dengan PSG. Namun, tim asuhan Hansi Flick itu (9:2) kalah produktivitas gol dibandingkan PSG (10:3).
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.