KIPER Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan penghormatan dari sang klub, Rayo Vallecano. Sebelum kick off laga Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao digelar di Stadion Vallecas pada Sabtu 10 Oktober 2026 malam WIB, pemain-pemain tuan rumah membentuk dua baris tepat di garis masuk lapangan.
Mereka memberikan Guard of Honour atau penghormatan kepada sang rekan, Emil Audero. Kiper 29 tahun itu kemudian berlari di tengah tepuk tangan meriah yang dilepaskan rekan-rekannya.
???????????? ???????? ???????????????? ???????????????????? ???????? ???????????????????????? ???????????? ???????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????? ????????????????????????. A proud moment for Indonesia???? https://t.co/Fnzfs7VGQe
— Timnas Xtra (@TimnasXtra) October 10, 2026
Ketika sampai di ujung barisan, Emil Audero diberikan jersey Rayo Vallecano bertuliskan “Campeon ASEAN Cup 2026”. Penghormatan ini diberikan atas apresiasi yang dicapai Emil Audero bersama Timnas Indonesia.
Pertandingan La Liga secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Emil Audero gabung Rayo Vallecano pada bursa transfer musim panas 2026. Secara luar biasa, eks kiper Inter Milan dan Juventus ini langsung muncul sebagai kiper andalan.
Ia telah turun dalam tiga pertandingan bersama Rayo Vallecano. Bahkan di salah satu pertandingan, Emil Audero mengawal gawang Rayo Vallecano saat bertandang ke markas Real Madrid.
Emil Audero didatangkan sebagai langkah antisipasi Rayo Vallecano setelah penjaga gawang andalan mereka Augusto Batalla mengalami cedera di awal musim. Menarik menanti apakah Emil Audero sanggup menjaga status penjaga gawang utama Rayo Vallecano ketika Augusto Batalla pulih dari cedera.
Saat ini, status Emil Audero di Rayo Vallecano adalah pemain pinjaman dari klub asal Italia, Como 1907. Como 1907 saat ini memiliki banyak kiper berkualitas seperti Jean Butez dan Robert Sanchez.
Lantas, bagaimana dengan jalannya laga Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao? Pertandingan dihentikan di menit ke-28 setelah petugas keamanan menilai situasi di tribun tak lagi kondusif.
Sebelum laga dihentikan, suporter Rayo Vallecano melakukan aksi protes dengan menerbangkan pesawat kertas, melempar kertas, bola karet, dan kelereng ke dalam lapangan sebagai bentuk kemarahan terhadap kepemimpinan Presiden Klub, Raul Martin Presa.
Wasit yang memimpin pertandingan, Jose Maria Sanchez, beberapa kali menghentikan pertandingan. Sampai akhirnya di menit 28, wasit menghentikan pertandingan setelah mendapatkan rekomendasi dari kepolisian setempat. Saat laga dihentikan, skor sama kuat 0-0.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.