Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Pelanggaran Keuangan Manchester City Bisa Berdampak ke Klub Italia?

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |03:22 WIB
Kasus Pelanggaran Keuangan Manchester City Bisa Berdampak ke Klub Italia?
Kasus Pelanggaran Keuangan Manchester City Bisa Berdampak ke Klub Italia? (Instagram/@palermoofficial)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Independen Liga Inggris menyatakan Manchester City bersalah atas peraturan keuangan. Kasus yang menjerat klub Inggris tersebut bakal berdampak pada klub Italia? 

1. Manchester City Bersalah

Liga Inggris mendakwa Manchester City atas lebih dari 100 pelanggaran pada Februari 2023. Komisi Independen menemukan antara musim 2009-2010 dan 2017-2018, Manchester City mengatur kontrak "palsu" dengan sejumlah mitra komersialnya sebagai bagian dari "skema pendanaan terselubung" untuk meningkatkan pendapatan klub secara artifisial sebesar 830 juta poundsterling. 

Manajemen Manchester City membantah tuduhan itu. Klub berjuluk The Citizens itu juga telah mengajukan banding dalam kasus ini. 

2. Berdampak ke Palermo?

Kasus hukum tersebut apakah bakal berdampak pada klub Italia, Palermo? Diketahui, Palermo dimiliki oleh City Football Group (CFG).

Di lapangan, putusan tersebut tidak berdampak langsung pada Palermo.

Palermo (Instagram/@palermoofficial)
Palermo (Instagram/@palermoofficial)

"Kasus ini hanya menyangkut City di bawah peraturan Inggris. Sementara Rosanero (julukan Palermo-red) adalah klub terpisah di bawah federasi yang berbeda," demikian laporan Football Italia, dikutip Jumat (9/10/2026). 

Saat ini, Palermo memuncaki klasemen sementara Serie B 2026-2027 dengan 13 poin dari lima pertandingan di bawah asuhan Filippo Inzaghi.

3. Sanksi Manchester City Pengaruhi Rencana Palermo? 

Palermo sangat bergantung pada CFG, yang memiliki hampir 95 persen saham klub tersebut. Grup ini menjamin anggaran yang setidaknya sama besarnya dengan anggaran tahun lalu untuk upaya promosi musim ini. 

CFG juga mendanai lebih dari separuh biaya renovasi Stadion Renzo Barbera yang menelan dana lebih dari 300 juta euro, proyek yang menjadi kunci upaya kota tersebut untuk menjadi tuan rumah Euro 2032. 

 

Selain itu, CFG juga telah sepakat untuk menutupi kekurangan dana publik sebesar 30 juta euro.

"Denda berat, pengurangan poin, atau degradasi bagi City, ditambah kemungkinan tuntutan ganti rugi dari rival seperti Manchester United, dapat memaksa grup tersebut untuk meninjau kembali kebijakan pengeluaran di seluruh jaringan mereka," katanya.

Untuk saat ini, tidak ada perubahan di Italia. Grup ini memiliki sumber dana yang sangat besar berkat dukungan dari Abu Dhabi. Namun, besaran hukuman akhir yang diterima Manchester City akan memiliki dampak yang melampaui batas kota Manchester.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement