CAS mengurangi denda City dari 25,4 juta pounds terling menjadi 8,5 juta poundsterling atas kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan UEFA, serta menyatakan sebagian besar dugaan pelanggaran "tidak terbukti atau telah kedaluwarsa".
UEFA memiliki batas waktu penuntutan (statute of limitations) selama lima tahun untuk pelanggaran aturan keuangan, sedangkan Liga Premier tidak menerapkan batas waktu penuntutan semacam itu.
Kasus UEFA ini bermula dari bocoran email Manchester City hasil peretasan yang dipublikasikan majalah Jerman, Der Spiegel, pada 2018.
Manchester City menyatakan dokumen-dokumen internal tersebut merupakan materi yang diambil di luar konteks, yang diduga hasil peretasan atau pencurian sebagai bagian dari upaya terorganisasi dan nyata untuk merusak reputasi klub.
Investigasi Liga Inggris memiliki akses terhadap dokumen dan bukti yang tidak tersedia bagi UEFA saat badan tersebut menyusun kasus terhadap City.
Pihak City dan UEFA telah dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait hal ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.