Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Keuangan, Legenda Liverpool Minta Gelar The Citizens Dicabut

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2026 |00:20 WIB
Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Keuangan, Legenda Liverpool Minta Gelar The Citizens Dicabut
Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Keuangan, Legenda Liverpool Minta Gelar The Citizens Dicabut (Dok Manchester Çity)
A
A
A

JAKARTA - Manchester City dinyatakan bersalah oleh Komisi Independen atas tuduhan terkait pelanggaran serius mengenai aturan keuangan Liga Inggris pada periode 2009 hingga 2018. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, meminta gelar juara yang dimenangkan Manchester City selama periode tersebut dicabut. 

1. Minta Gelar Dicabut

Selama periode antara musim 2009-2010 hingga 2017-2018, Manchester City memenangkan tiga gelar Premier League, satu Piala FA, tiga Piala Liga, dan satu Community Shield.

"Menurut saya, gelar atau trofi yang dimenangkan Manchester City pada masa itu harus dicabut dari daftar pencapaian mereka," ujar Carragher, yang kini menjadi pundit, melansir Sky Sports, Kamis (1/10/2026).

Namun, Carragher tidak begitu yakin apakah gelar-gelar tersebut kemudian harus dialihkan kepada tim dan pemain yang finis di posisi kedua di belakang City dalam kompetisi-kompetisi itu. Pada akhirnya, menurutnya, aspek terpenting dari kemenangan dalam sepak bola—yaitu perasaan yang dirasakan saat itu—telah direnggut dari para pemain, klub, dan penggemar lawan akibat tindakan City.

"Apakah klub lain harus menerimanya adalah hal yang berbeda," kata Carragher. 

Manchester City
Manchester City

"Namun, tindakan Manchester City tidak hanya merugikan pemain mereka sendiri—dalam artian kini tak ada lagi yang memandang trofi dan medali mereka dengan cara yang sama," katanya.

"Saya sangat beruntung pernah memenangkan beberapa medali. Saya tidak pernah melihat medali itu bertahun-tahun kemudian. Namun, pikiran saya kembali ke momen itu, dan saya merasakan sensasi tertentu di perut saya. Saya teringat saat wasit meniup peluit akhir pertandingan besar." 

"Para pemain itu tidak akan pernah merasakan sensasi tersebut, dan hal itu telah direnggut oleh Manchester City. Itulah yang tidak mereka dapatkan. Menurut saya, tidak ada pemain yang akan peduli jika Anda memberi mereka medali; mereka mungkin akan menyimpannya di rumah, di ruang trofi, tetapi tidak akan pernah melihatnya lagi," ucapnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement