KYLIAN Mbappe bersyukur bisa memenuhi impian masa kecilnya dengan bergabung ke Real Madrid. Ia menyebut, seorang pemain baru sah jadi bagian dari sejarah sepakbola jika berkostum Los Blancos.
Mbappe sudah lebih dulu membangun nama besarnya bersama AS Monaco. Bareng Les Monegasque, ia bikin 27 gol dan 16 assist dalam 60 laga di semua kompetisi, sebelum dipinang Paris Saint-Germain (PSG) pada 2017.

Bareng PSG, Mbappe mampu mengukir hingga 256 gol dan 110 assist dalam 308 laga. Belum lagi, pemain kelahiran 20 Desember 1998 tersebut juga meraih status bergengsi sebagai pemenang Piala Dunia 2018 di Timnas Prancis.
Tapi, itu semua tidak berarti buat Mbappe. Ia rela mengambil risiko dibekukan statusnya oleh PSG ketika menolak perpanjangan kontrak demi pindah ke Real Madrid, tim yang diimpikannya sejak kecil.
“Ya, tentu saja. Saya menunggu klub terbaik di dunia, untuk menerima banyak antusiasme dan cinta dari seluruh penggemar Real Madrid di seluruh dunia,” kata Mbappe, dikutip dari Goal International, Sabtu (19/9/2026).
Lebih lanjut, pemain berdarah Kamerun itu mengaku sudah mencapai status tertentu, sebelum bergabung dengan Real Madrid. Tapi, hal tersebut tidak ada artinya!