“Coach tidak ingin meninggalkan pemain-pemainnya yang sedang menghadapi masalah di tempat sebelumnya. Pelatih yang mempunyai komitmen untuk maju bersama. Kami sangat bangga sekarang sudah memiliki Coach Tavares dan tim pelatih yang luar biasa,” sambungnya.
Untuk itu alasan mengapa Persebaya terus menjaga keinginan untuk bekerja sama dengan pelatih asal Portugal hingga akhirnya terwujud dan memimpin Francisco Rivera dkk.
“Kami juga sudah yakin memiliki barisan pemain yang luar biasa, di pramusim mereka sudah teruji,” kata Azrul.
Terbukti ujian selama masa pramusim menjadi bagian dari proses untuk mematangkan kesiapan tim sebelum memasuki Super league 2026-2027. Persebaya berharap pondasi yang dibangun sejak awal dapat membantu tim menghadapi perjalanan panjang Super League.
“Persebaya sedang punya gawe besar. Persebaya butuh sinergi dari kita semua untuk mencapai impian yang sudah lama kita nantikan. Manusia bisa berusaha, tapi Tuhan yang menentukan," katanya.
"Insya Allah Persebaya sudah berusaha. Insya Allah Persebaya sudah memiliki sinergi luar biasa dengan seluruh stakeholdernya. Kalau Tuhan mengizinkan, Persebaya ingin menjadi juara di Super League 2026-2027. Bismillah 2027! Salam Satu Nyali! Wani!,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.