Selain persoalan kedisiplinan pemain, Sri Sultan turut memberikan masukan mengenai keberlangsungan finansial klub. PSIM Yogyakarta didorong untuk memiliki sumber pendapatan alternatif agar tidak hanya bergantung pada pihak tertentu.
“Ngarsa Dalem menyarankan agar kami mencari investasi tambahan dari sumber pendapatan lain, seperti penerbitan obligasi, agar klub tidak hanya bergantung pada pihak tertentu,” ungkap Yuliana.
Sri Sultan juga memberikan wejangan mengenai kepemimpinan kepada jajaran manajemen PSIM Yogyakarta. Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi manajemen dalam mengambil keputusan sepanjang menghadapi berbagai tantangan musim depan.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen PSIM Yogyakarta turut memperkenalkan Jean-Paul van Gastel kepada Sri Sultan. Yuliana menyebut pelatih asal Belanda itu memiliki visi yang selaras dengan klub serta pengalaman di level internasional.
“Kami memperkenalkan Coach Van Gastel kepada Ngarsa Dalem karena beliau memiliki visi selaras serta portofolio internasional yang sangat bagus,” ujar Yuliana.
PSIM Yogyakarta kini bersiap memulai perjalanan di Super League 2026-2027. Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada laga perdana di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 5 September 2026.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.