JAKARTA - Persija Jakarta terus mematangkan persiapan melalui pemusatan latihan (TC) di Thailand. Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai kedisiplinan pemain menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapan fisik dan taktikal tim.
Macan Kemayoran -julukan Persija- tengah mengadakan pemusatan latihan di Thailand guna mempersiapkan diri menjelang berjuang di Super League 2026-2027. Pemusatan latihan itu telah digelar mulai 10 Agustus hingga 23 Agustus 2026.
Persija menerapkan program latihan dua kali sehari selama berada di Thailand. Sesi pagi difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik. Sementara latihan sore diarahkan pada pematangan aspek taktikal.
Program tersebut dijalankan dengan intensitas tinggi untuk mengoptimalkan kemampuan para pemain. Selain fisik, Shin Tae-yong juga ingin skuad Macan Kemayoran semakin memahami skema permainan yang akan diterapkan.
Namun, program latihan yang padat harus diimbangi kedisiplinan pemain di luar lapangan. Witan Sulaeman dan kawan-kawan dituntut mampu memanfaatkan waktu jeda untuk beristirahat dan menjaga kebugaran tubuh.
“Menurut saya, para pemain kami sekarang sudah memahami disiplin dalam kebebasan yang diberikan. Jadi mereka menjalankannya dengan sangat baik,” kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Shin menjelaskan kebebasan yang diberikan kepada pemain tetap memiliki batas dan tanggung jawab. Setiap pemain harus memahami waktu yang tepat untuk menjalani latihan secara maksimal maupun memulihkan kondisi tubuh.