BANDUNG - Manajemen Persib Bandung menyambut penuh rasa syukur atas pencabutan sanksi larangan pendaftaran pemain oleh FIFA setelah kewajiban terkait perkara mantan pelatih Robert Rene Alberts resmi diselesaikan.
Sebelumnya, Persib Bandung terkena sanksi registration ban yang diterbitkan oleh FIFA pada Senin, 10 Juni 2026 lalu. Dalam daftar tersebut, Maung Bandung -julukan Persib- dijatuhkan sanksi tiga periode.
Itu artinya, Persib berpotensi dilarang mendaftarkan pemain baru dalam tiga bursa transfer secara beruntun. Belum ada sepekan, larangan tersebut resmi dicabut oleh FIFA.
Kepastian itu diumumkan oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Rabu (12/8/2026). Dalam keterangan resminya, manajemen klub menjelaskan bahwa sanksi dicabut karena perkara yang menjadi pangkal hukuman telah tuntas.
"PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) memastikan bahwa FIFA Registration Ban yang berkaitan dengan perkara lama terkait kewajiban kepada mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, telah resmi dicabut secara permanen oleh FIFA," tulis keterangan resmi klub, dikutip pada Kamis (13/8/2026).
"Persib menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara tersebut," tambahnya.
Manajemen menambahkan, kepastian pencabutan sanksi tertuang dalam surat resmi FIFA bertanggal 11 Agustus 2026 dengan Ref. No. FDD-28859. Surat tersebut memastikan perkara dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts tuntas.
"Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan bahwa proses perkara terhadap Persib telah ditutup setelah menerima konfirmasi bahwa Robert Rene Alberts telah menerima jumlah yang menjadi kewajiban Persib sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara," tulis keterangan resmi Persib.