Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026-2027 Resmi Dihapus, Ini Aturan Krusial di Kompetisi Musim Depan

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |22:40 WIB
Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026-2027 Resmi Dihapus, Ini Aturan Krusial di Kompetisi Musim Depan
Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra mengonfirmasi regulasi pemain U-23 resmi dihapus di Super League 2026-2027. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
A
A
A

OPERATOR kompetisi klub sepakbola Indonesia, I.League, memastikan kompetisi Super League 2026-2027 tidak mengalami perubahan besar dari sisi format pertandingan. Kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia tersebut tetap diikuti 18 klub dengan sistem yang sama seperti musim sebelumnya.

1. Super League 2026-2027 Diikuti 18 Klub

Kepastian itu disampaikan Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, saat memaparkan regulasi dan format kompetisi musim 2026-2027 di Kantor I.League, Sudirman, Jakarta pada Jumat (19/6/2026). Menurutnya, Super League tetap berjalan dengan sistem double round robin.

“Untuk Super League tidak ada perubahan format. Kompetisi tetap diikuti 18 klub dengan sistem double round robin dan total 306 pertandingan,” ujar Asep kepada awak media, termasuk Okezone di Kantor I.League, Sudirman, Jakarta pada Jumat (19/6/2026).

I.League juga memastikan aturan pemain asing masih dipertahankan untuk musim depan. Setiap klub tetap diperbolehkan mendaftarkan 11 pemain asing, dengan sembilan nama masuk daftar susunan pemain dan tujuh pemain dapat tampil bersamaan.

2. Klub Dapat Insentif jika Andalkan Pemain Muda

Kakang Rudianto berpotensi tetap jadi andalan Persib di Super League 2026-2027.
Kakang Rudianto berpotensi tetap jadi andalan Persib di Super League 2026-2027.

Namun, terdapat perubahan dalam regulasi pemain muda U-23 yang sebelumnya diwajibkan bermain minimal 45 menit di setiap pertandingan. Musim depan aturan itu akan diubah menjadi skema penghargaan berbasis insentif bagi klub.

Klub tetap harus memiliki minimal lima pemain U-23 dalam skuad. Nantinya, tim yang memberikan menit bermain cukup banyak kepada pemain muda akan mendapatkan apresiasi berupa kontribusi finansial.

“Regulasi tersebut tidak dihapus, tetapi dikonversi menjadi sistem insentif. Setelah melewati ambang batas tertentu, misalnya 3.000 menit bermain, klub akan mendapatkan kontribusi finansial sebagai bentuk apresiasi,” terang Asep.

 

3. Wajib Punya Asisten Pelatih Lokal jika Andalkan Pelatih Asing

Selain regulasi pemain, I.League juga melakukan penyesuaian pada struktur kepelatihan klub. Tim yang menggunakan pelatih kepala asing diwajibkan memiliki minimal satu asisten pelatih lokal dengan lisensi AFC A Diploma.

Pelatih Persib Bandung Igor Tolic. (Foto: Persib.co.id)
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic. (Foto: Persib.co.id)

Kehadiran pelatih lokal itu menjadi bagian dari pengembangan kualitas sumber daya manusia sepakbola nasional. Posisi tersebut tidak dapat digantikan pelatih kiper maupun pelatih fisik.

Di sisi lain, I.League juga menjelaskan format Championship atau Liga 2 2026-2027 yang tetap menggunakan pola kompetisi sebelumnya. Ajang kasta kedua tersebut akan diikuti 20 klub yang terbagi dalam dua grup berisi 10 tim.

Setiap tim akan menjalani fase grup dengan sistem triple round robin. Setelah fase grup selesai, pemuncak klasemen dari masing-masing grup akan bertemu untuk memperebutkan gelar juara Championship.

Sementara itu, tim peringkat kedua di masing-masing grup akan bertanding memperebutkan satu tiket promosi. Di zona bawah klasemen, tim juru kunci akan langsung turun kasta setelah menyelesaikan 27 pertandingan.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement