Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Jose Mourinho yang Begitu Takut dengan Legenda AC Milan Filippo Inzaghi

Dian AF , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |10:47 WIB
Kisah Jose Mourinho yang Begitu Takut dengan Legenda AC Milan Filippo Inzaghi
Kisah Jose Mourinho yang Begitu Takut dengan Legenda AC Milan Filippo Inzaghi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JOSE Mourinho dikenal sebagai pelatih yang tidak pernah gentar menghadapi siapa pun. Pelatih asal Portugal itu sudah menaklukkan berbagai panggung terbesar di Eropa, klub elite yang pernah dilatihnya yaitu Porto, Chelsea, Inter Milan, hingga Real Madrid.

Ya, satu nama yang secara terbuka diakui membuat Mourinho was-was dan gemetar adalah: Filippo "Pippo" Inzaghi, legenda AC Milan asal Italia.

Simone dan Filippo Inzaghi. insider

Bukan Lionel Messi. Bukan Cristiano Ronaldo. Bukan pula Zlatan Ibrahimovic. Melainkan seorang striker berusia 37 tahun bernama Filippo Inzaghi.

1. Pernyataan Mourinho 

Kisah ini bermula dari konferensi pers jelang laga Liga Champions Grup G antara Real Madrid vs AC Milan pada 19 Oktober 2010. 

Saat itu Mourinho menjabat sebagai pelatih Los Blancos, sementara Milan tampil dengan barisan penyerang mewah: Zlatan Ibrahimovic, Robinho, Ronaldinho, dan Alexandre Pato, nama-nama yang sudah cukup untuk membuat pelatih mana pun susah tidur sebelum pertandingan.

Namun pernyataan Mourinho di depan wartawan justru mengejutkan semua orang.

"Milan boleh bermain dengan 10 penyerang sekalipun, yang terpenting Filippo Inzaghi tidak main. Jika dia main, maka akan sulit buat kami," ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari berbagai laporan media internasional kala itu.

2. Siapa Filippo Inzaghi?

Lahir pada 9 Agustus 1973 di Piacenza, Italia, Filippo Inzaghi memulai karier profesionalnya pada 1991.

Setelah melewati berbagai klub Serie A, kariernya benar-benar meledak ketika ia menjadi top scorer Serie A musim 1996–97 bersama Atalanta dengan 24 gol.

Kepindahannya ke Juventus membuka babak gemilang sebelum akhirnya berlabuh ke AC Milan pada 2001,  klub yang kemudian menjadi rumah terbaiknya sepanjang karier.

Bersama Milan, Inzaghi meraih: 2 gelar Liga Champions, 2 gelar Serie A, Coppa Italia, dan Piala Dunia FIFA 2006 bersama Timnas Italia.

 

3. Mimpi Buruk Jose Mourinho Jadi Kenyataan

Ya, mimpi buruk itu datang juga ke Mou. Pada malam 3 November 2010, di San Siro, Milan menjamu Real Madrid dalam laga lanjutan Grup G Liga Champions.

Andriy Shevchenko dan Filippo Inzaghi

Harapan Mourinho terkabul di babak pertama, Inzaghi hanya duduk di bangku cadangan sementara Gonzalo Higuain mencetak gol untuk membawa Madrid unggul 1-0. 

Namun di babak kedua, skenario terburuk Mourinho benar-benar terjadi. Pelatih Milan saat itu, Massimiliano Allegri, memasukkan Inzaghi menggantikan Ronaldinho.

Inzaghi masuk dan langsung menggetarkan jala gawang Madrid, dua gol dalam satu laga untuk membalikkan keadaan. Milan unggul 2-1. Meski Madrid akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit-menit akhir. 

Menariknya, bukan hanya Mourinho yang gemetar dengan Inzaghi, kiper legendaris Jerman, Oliver Kahn juga merasakan hal yang sama.

(Dian AF)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement