JAKARTA - Hitung-hitungan Juventus agar bisa lolos ke Liga Champions 2026/2027 bakal diulas dalam artikel ini. Juventus tak hanya wajib meraih kemenangan pada laga pamungkas, tapi juga berharap para rival tersandung.
Diketahui, raksasa Italia itu harus mengakui keunggulan tim tamu Fiorentina pada laga kandang terakhir musim ini. Bermain di Allianz Stadium, skuad asuhan Luciano Spaletti tersebut takluk 0-2 dari La Viola. Gol tim tamu dicetak Cher Ndour pada menit ke-34 dan Rolando Mandragora pada menit ke83.
Sementara AC Milan, AS Roma, dan Como berhasil meraup 3 angka. Dengan hasil pertandingan Liga Italia 2025/2026 pekan ke-37 ini, Juventus harus puas duduk di urutan ke 6 dengan 68 poin.
Bianconeri terpaut 2 angka dari AC Milan dan Roma yang masing-masing menduduki peringkat 3 dan 4. Sementara Como berada di urutan ke 5, dengan poin 68, tapi unggul agregat dari Juventus.
Diketahui, hanya 4 tim teratas yang dapat lolos ke Liga Champions. Dengan kondisi klasemen saat ini, Juventus harus memenangi laga terakhir, sembari berharap para rivel tersandung.
Pada laga terakhir, Juventus harus bertamu ke markas Torino. Kemenangan pada derby Turin menjadi hal wajib bagi Juventus.
AC Milan akan menjamu Cagliari pada laga pamungkas. Jika melihat kondisi terkini, skuad Massimiliano Allegri tampaknya bakal mengamankan 3 angka. Terlebih Cagliari sudah dipastikan lolos dari jerat degradasi.
Sementara Roma akan bertandang ke markasd Hellas Verona. Meski bermain tandang, klub Ibu Kota itu sedikit diuntungkan. Pasalnya, Hellas Verona sudah dipastikan terdegradasi ke Serie B musim depan.
Rival lainnya, Como akan bertandang ke markas Cremonese. Jika menilik peringkat, seharusnya skuad asuhan Cesc Fabregas bisa mengamankan 3 angka. Namun, posisi Cremonese yang berada di urutan 18, tentunya Emil Audero dan kawan-kawan akan habis-habisan agar bisa tetap bermain di Serie A musim depan.
Ini berarti Juventus perlu mengalahkan Torino akhir pekan depan untuk lolos ke Liga Champions dan berharap Milan, Roma, dan Como tidak memenangkan pertandingan terakhir mereka.
Melansir Football Italia, Senin (18/5/2026), Juventus memiliki rekor head to head yang lebih baik melawan Roma, yang memungkinkan mereka untuk finis di atas Giallorossi jika mereka memiliki jumlah poin yang sama.
Rekor head to head melawan Milan imbang, tetapi Juventus saat ini memiliki selisih gol yang lebih baik, yakni +27 berbanding +19.
Sementara Juventus kalah head to head dengan Como. Ini artinya, Juventus perlu mendapatkan satu poin lebih banyak daripada tim asuhan Cesc Fabregas untuk finis di atas mereka di klasemen.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.