JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memulai langkah strategis untuk meracik komposisi pemain terbaik Skuad Garuda sebagai persiapan menyongsong Piala Asia 2027. Juru taktik asal Inggris tersebut menjadwalkan agenda pemusatan latihan (TC) intensif pada akhir Mei 2026 sebagai fondasi awal dari rangkaian program jangka panjang tim nasional.
Agenda pemusatan latihan ini tidak hanya menjadi persiapan untuk turnamen kontinental, tetapi juga diproyeksikan untuk mematangkan tim menjelang FIFA Matchday Juni serta Piala AFF yang akan bergulir pada Juli - Agustus 2026. Melalui rangkaian jadwal padat tersebut, Herdman berharap bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai kerangka tim yang akan mengombinasikan talenta lokal dan pemain diaspora.
“Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik. Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan. Langkah pertama adalah menguji pemain domestik," kata Herdman dikutip dari laman Kita Garuda, Minggu (10/5/2026).
Sebanyak 23 pemain telah menerima panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan yang berpusat di Jakarta tersebut. Menariknya, dari daftar nama yang dirilis, tercatat hanya Marselino Ferdinan yang merupakan pemain dengan status diaspora yang dipanggil dalam tahap awal ini.
Para pemain yang sanggup memberikan impresi positif selama TC memiliki kesempatan besar untuk mengamankan posisi di skuad Piala AFF 2026. Dalam ajang bergengsi Asia Tenggara tersebut, Indonesia berada di Grup A dan harus bersaing dengan Vietnam, Singapura, serta pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.
Selain memperebutkan tempat untuk Piala AFF, para pemain yang menonjol juga diproyeksikan masuk ke dalam daftar skuad FIFA Matchday periode Juni 2026. Berdasarkan jadwal, Skuad Garuda akan menantang Timnas Oman pada 5 Juni dan dilanjutkan menghadapi Timnas Mozambik pada 9 Juni 2026.
Kedua laga internasional tersebut rencananya akan dipentaskan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Herdman menegaskan bahwa baik FIFA Matchday maupun Piala AFF merupakan batu pijakan yang sangat krusial guna menyaring individu-individu terbaik sebelum berlaga di panggung tertinggi Asia setahun kemudian.
Diketahui pada Piala Asia 2027 mendatang, Indonesia tergabung dalam Grup F yang tergolong "grup neraka" karena dihuni oleh raksasa sepak bola Jepang, Qatar, serta rival regional Thailand. Persaingan yang berat ini menuntut kematangan komposisi pemain yang benar-benar teruji di berbagai level.
"Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” ungkap Herdman.
Pada TC akhir Mei nanti, Herdman juga berambisi memperkuat identitas permainan yang diusung Timnas Indonesia. Mantan pelatih timnas Kanada itu menekankan bahwa chemistry atau ikatan antarpemain akan menjadi kunci utama bagi Indonesia agar mampu berbicara banyak di level Asia.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan. Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia," tutup Herdman.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.