Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaji Tertunggak 4 Bulan, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Main Lawan Dewa United

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |14:25 WIB
Gaji Tertunggak 4 Bulan, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Main Lawan Dewa United
Pemain PSBS Biak mengancam mogok main lawan Dewa United! (Foto: Instagram/@psbsofficial)
A
A
A

SITUASI memanas di internal PSBS Biak jelang laga kontra Dewa United dalam lanjutan Super League 2025-2026. Para pemain mengancam mogok latihan hingga menolak bertanding jika manajemen belum melunasi tunggakan gaji selama empat bulan.

Ancaman tersebut muncul setelah para pemain menggelar pertemuan bersama manajer tim, staf ofisial, dan pelatih pada Selasa 5 Mei 2026 malam WIB. Dalam pertemuan itu, seluruh pihak disebut sepakat meminta manajemen segera menyelesaikan hak-hak pemain.

1. Tidak Ingin Tampil

PSBS Biak vs Malut United. (Foto: Media Malut United)

Pemain senior, Nelson Alom, menegaskan rekan-rekannya tidak ingin tampil melawan Dewa United sebelum tunggakan gaji dibayarkan. Ia menyebut kondisi ini sudah menjadi keputusan bersama di internal tim.

"Kami minta gaji yang tertunggak ini dilunasi baru kami mau main lawan Dewa," kata Nelson dalam keterangannya, dikutip pada Kamis (7/5/2026). 

Pemain asal Papua itu juga meminta manajemen memprioritaskan pembayaran gaji pemain apabila dana klub sudah tersedia. Menurutnya, kebutuhan pemain harus menjadi perhatian utama sebelum digunakan untuk kepentingan lain.

"Gaji pemain dulu, jangan dipergunakan untuk yang lain," tegas Nelson. 

Tak hanya mengancam absen saat pertandingan, para pemain juga disebut menolak menjalani latihan maupun latihan resmi. Keputusan itu akan dilakukan apabila hingga hari ini, Kamis (7/5/2026), manajemen belum memberikan kepastian pembayaran.

Selain persoalan gaji, Nelson turut menyinggung keberadaan pelatih Marian Mihail di tim. Pria berusia 34 tahun itu menyatakan para pemain tidak menginginkan sang pelatih kembali menangani skuad PSBS.

"Kami juga tidak mau Coach Mihail kembali," jelas Nelson.

 

2. Bukan Gertakan

Madura United vs PSBS Biak di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@maduraunited.fc)

Sementara itu, Manajer tim, Alex Yarangga, membenarkan ancaman mogok tersebut bukan sekadar gertakan. Ia mengatakan para pemain dan ofisial sudah memiliki komitmen bersama terkait aksi tersebut.

"Iya benar (tidak mau main dan latihan). Saya sebagai manajer akan melanjutkan bagian ini ke dewan direksi untuk bisa menyelesaikan hak-hak pemain dan ofisial, apalagi kompetisi akan berakhir Mei ini," ujar Alex. 

Lebih lanjut, Alex berharap manajemen dan dewan direksi segera menemukan solusi atas persoalan tersebut. Ia tidak ingin polemik internal mengganggu perjuangan PSBS Biak dalam menyelesaikan sisa pertandingan Super League 2025-2026.

"Apalagi sampai pemain mau mogok bertanding, kan ini menjadi soal. Mudah-mudahan ada solusi untuk pertanyaan daripada teman-teman (pemain) dan ofisial semua," tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement