Selain itu, Souza juga menyinggung Santos yang dianggapnya memperkeruh suasana. Ia mengatakan situasi serupa juga sempat terjadi di putaran pertama saat Persija menang dengan skor 3-1 di Malang.
“Lalu Marquinhos juga sok jagoan, sama seperti saat kami bermain di kandang Arema dulu ketika mereka menyerang bangku cadangan kami dan memaki asisten saya, Italo. Saya sudah tahu sejarah dia, awalnya bicara sopan lewat WhatsApp tapi di lapangan mau jadi pahlawan,” papar Souza.
Meski demikian, Souza menyatakan persoalan itu sudah tuntas. Menurutnya, masalah tersebut cukup terjadi di lapangan dan ketika laga beres, maka berakhir juga.
“Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari drama pertandingan. Selamat untuk Arema atas kemenangannya,” pungkas Souza.
(Wikanto Arungbudoyo)