MADRID – Real Madrid kembali memperlihatkan penampilan yang kurang menjanjikan saat menjamu Rayo Vallecano di matchday ke-22 Liga Spanyol 2025-2026, pada Minggu (2/1/2026) malam WIB. Meski tampil jauh dari kata memuaskan dan terus ditekan oleh pendukungnya sendiri, skuaf asuhan Alvaro Arbeloa itu tetap berhasil mengamankan poin penuh usai menang tipis 2-1.
Kemenangan yang diciptakan lewat gol Vinicius Junior (15') dan penalti Kylian Mbappe (90+10') ini membuat Los Blancos terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen dengan selisih hanya satu poin.
Laga di Santiago Bernabeu tersebut berlangsung penuh ketegangan. Alih-alih mendapat dukungan, para pemain justru disambut siulan tajam menyusul performa buruk di laga sebelumnya melawan Benfica.
Namun, semangat pantang menyerah di menit-menit akhir kembali menjadi penyelamat wajah Madrid di depan publik sendiri. Vinicius Junior menjadi pemain yang paling memahami situasi panas di stadion.
Menjadi target utama kritik, bintang asal Brasil ini merespons dengan cara terbaik. Lewat aksi individu gemilang yang membelah pertahanan Rayo, ia sukses mencetak gol spektakuler ke pojok gawang Batalla. Gol ini seolah menjadi pesan pembungkam bagi para suporter yang sempat mencemoohnya sejak menit pertama pertandingan.
Hanya saja, di balik kegemilangan Vinicius, lini pertahanan Madrid tampak sangat mengkhawatirkan. Tanpa Xabi Alonso yang telah pergi, Madrid terlihat kehilangan arah permainan.
Dean Huijsen menjadi sasaran kemarahan suporter setelah performa buruk yang puncaknya terjadi saat ia salah melakukan operan ke Courtois. Mantan pemain Bournemouth tersebut ditarik keluar diiringi sorakan boos, menandakan penurunan performa yang drastis.