Di luar riuh bursa transfer imajiner tersebut, pelatih Persija, Mauricio Souza, memilih fokus pada kesiapan pasukannya. Meski mengakui Persib adalah tim dengan investasi terbesar dan dihuni banyak pemain label tim nasional, Souza menegaskan anak asuhnya tidak gentar.
"Tapi saya sangat percaya pada tim kami. Tim kami adalah tim yang sangat kuat. Tim ini memiliki semua unsur untuk pertandingan yang hebat," tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Laga klasik ini diprediksi akan berjalan sangat sengit karena menjadi partai penentu penguasa klasemen sementara. Saat ini, Persija duduk di posisi kedua dengan 35 poin, diikuti Persib di posisi ketiga dengan koleksi poin yang identik, hanya terpaut selisih gol. Siapa pun yang berhasil mengamankan tiga poin di GBLA otomatis akan melesat memimpin klasemen Super League 2025-2026.
(Rivan Nasri Rachman)