PELATIH Cremonese Davide Nicola kecewa Emil Audero dan kawan-kawan menelan kekalahan 0-1 dari Fiorentina di pekan ke-18 Liga Italia 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Artemio Franchi, Florence, Minggu 4 Januari 2026 malam WIB. Davide Nicola mengatakan kemenangan adalah target utama Cremonese dalam laga tersebut, tetapi gagal dicapai.
Ia mengakui Cremonese mendapatkan perlawanan ketat dari Fiorentina. Mengutip dari Whoscored, Fiorentina mencatatkan 64 persen penguasaan bola, berbanding 36 persen milik Cremonese.
"Pertandingan ini seharusnya membuat kita mengerti bahwa berada di level 90% saja tidak cukup. Untuk menjadi kompetitif dan berkualitas tinggi, kami harus selalu berada di level 100%," kata Davide Nicola, Okezone mengutip dari laman Cremonese, Selasa (5/1/2026).
"Kami kesulitan untuk bermain agresif, tanpa menemukan waktu yang tepat atau menerima keseimbangan jumlah pemain. Kami melakukan beberapa umpan buruk ketika kami merebut bola kembali," tambah juru taktik asal Italia ini.
Davide Nicola mengatakan Cremonese tidak dalam performa terbaik saat melawan Fiorentina sehingga menelan kekalahan. Ia pun akan melakukan evaluasi untuk Cremonese agar tampil lebih baik lagi.
"Kami mencoba membangun keunggulan dari belakang, tetapi tidak dengan kecepatan dan ketepatan yang kami miliki di pertandingan lain," kata pelatih 52 tahun ini.
"Kami tidak mampu memainkan permainan yang kami inginkan, meskipun kami ingin setidaknya mendapatkan satu poin," sambungnya.
Kekalahan melawan Fiorentina membuat Cremonese berada di posisi ke-13 klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan mengumpulkan 21 poin. Tercatat dalam empat laga terakhir, Cremonese hanya mendapatkan satu imbang dan tiga kalah.
Dalam laga terdekat, Cremonese akan melawan Cagliari. Laga itu akan dimainkan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, pada 9 Januari 2026.
(Ramdani Bur)