PELATIH anyar Persija Jakarta, Mauricio Souza, bicara soal kans timnya juara Liga 1 2025-2026. Kala membahas hal tersebut, Mauricio Souza turut membawa nama Stefano Cugurra.
Mauricio Souza menyadari Persija sudah rindu kembali menjadi juara Liga 1. Pasalnya, terakhir kali Persija berjaya pada edisi 2018 saat dipimpin Stefano Cugurra.

Pada musim lalu, Skuad Macan Kemayoran -julukan Persija- malah kesulitan menembus empat besar Liga 1. Mereka hanya finis di urutan ketujuh dengan 51 poin.
Mendapati Persija terakhir juara kala ditangani Stefano Cugurra, Mauricio lempar pujian. Dia menyebut Stefano Cugurra pelatih yang punya kualitas dan sarat pengalaman.
Bahkan, Stefano Cugurra tak hanya membawa Persija juara. Pelatih asal Brasil itu juga berhasil membawa Bali United menjadi juara Liga 1.
"Stefano Cugurra itu pelatih yang bagus. Persija juga memiliki tim yang bagus pada saat itu (juara Liga 1 2018). Tetapi, hal itu sudah lewat tujuh tahun," kata Mauricio di Sawangan, Sabtu 28 Juni 2025.

Souza mengatakan prestasi pada 2018 tidak boleh menjadi patokan Persija dalam membangun kekuatan tim. Pasalnya, persaingan antartim lebih ketat saat ini.
"Sekarang kompetisinya berbeda, ada VAR, tim-tim lawan juga sudah lebih kuat," ucap Mauricio Souza.
Mauricio Souza pun berjanji bakal membangun kekuatan tim sebaik mungkin dengan persiapan yang matang. Dia ingin membawa Persija dapat berjaya dalam Liga 1 2025-2026.
"Jadi, kami bisa berjanji kepada kalian kita akan bekerja keras di sini. Yang di mana objektif saya adalah menjadi juara," tukas Souza.
(Djanti Virantika)