“Saya di sini untuk bermain sepakbola daripada bermain politik. Saya tidak ingin mencetak gol, saya ingin mengakhiri penderitaan,” kata Jibril Rajoub mengutip dari Washington Post.

(Djibril Rajoub (kiri) dan Ofer Eini saat berjabat tangan di Kongres FIFA)
Namun, Presiden Federasi Sepakbola Israel justru mengeluarkan aksi tengil. Ia menilai Jibril Rajoub batal mengajukan proposal keberatan ke FIFA karena pesimistis Israel bakal menerima sanksi dari FIFA.
“Saya tidak ingin menuding Palestina. Saya pikir sepakbola harus berfungsi sebagai jembatan menuju perdamaian, kedamaian yang semua kita inginkan,” kata Ofer Eini.
Sayangnya, hampir delapan tahun berlalu, kedamaian tak kunjung ada di Palestina. Kamis, 30 Maret 2023 malam WIB, tentara Israel menyerang final Piala Liga Palestina dengan gas air mata dan peluru karet.
Akibatnya, banyak suporter dan pemain yang sesak napas akibat aksi brutal tersebut. Menarik menanti respons FIFA atas serangan biadab tersebut.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.